Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Maret 2026

6 Menu Baru Cabe Merah Manjakan Pecinta Kuliner di Medan

- Minggu, 27 September 2015 21:08 WIB
1.888 view
6 Menu Baru Cabe Merah Manjakan Pecinta Kuliner di Medan
Resto Cabe Merah Plaza Medan Fair kembali meluncurkan enam menu baru khas Jawa sekaligus di akhir Agustus ini. Menu-menu tersebut diharapkan dapat menambah varian baru bagi pencinta kuliner di Kota Medan.

"Sudah hampir setahun kami tidak mengeluarkan menu baru. Jadi, ini waktu yang tepat untuk menawarkan kepada pengunjung setia kami," ujar Benny Purba, Penanggung Jawab Resto Cabe Merah, Jumat pekan lalu.

Keenam menu itu yakni nasi bakar ikan teri, nasi bakar tempe ayam cincang, nasi sup tulang iga, iga penyet, ikan bakar dan ayam bakar sambel hijau.
"Enam menu baru ini melengkapi 60 menu khas Jawa yang sudah ada. Dengan adanya menu baru ini, setidaknya pengunjung dapat mencoba menu yang berbeda dari hari biasanya," katanya.

Menurut dia, menu baru tersebut mendapat respon cukup baik dari konsumen. Apalagi konsumen dapat menikmati menu-menu komplit dan enak dengan harga cukup terjangkau.

Untuk nasi bakar ikan teri dan nasi bakar tempe ayam cincang, misalnya, porsi tersebut sangat pas untuk dinikmati satu orang. Apalagi, nasi bakar yang dibungkus dengan daun pisang yang sudah dilengkapi dengan bumbu-bumbu rahasia mengeluarkan aroma wangi sangat menggugah selera.

"Nasi bakarnya dibakar selama 5 sampai 10 menit saja untuk menimbulkan aroma wangi khas daun pisang. Untuk teman nasi bakarnya, kita menyandingkan dengan ayam, tahu dan tempe goreng serta lalapan. Menu ini menjadi salah satu menu baru favorit," tuturnya.

Sedangkan untuk menu yang menggunakan iga dan daging sapi, diproses sedemikian rupa menggunakan presto. Kunci dari menu daging sapi agar enak adalah daging sapinya lembut dan segar.

Benny menambahkan, menu-menu lama juga banyak yang menjadi favorit di antaranya, nasi uduk komplit, nasi rames kuning, soto, tongseng Medan dan sate. Ada juga makanan ringan puyunghai, Chinese Food yang sudah diadobsi di Indonesia.

"Puyunghai  juga banyak dipesan. Isinya itu campuran dari tepung, sayur-sayuran, daging ayang dan telur lalu digoreng dan di atasnya ditaburi kacang polong. Sedangkan saosnya kita gunan saos asam manis," katanya.

Dengan konsep yang berbeda dengan kebanyakan resto Jawa yang ada di Medan, ia optimis dapat menarik pelanggan. Mengingat, selain menyajikan menu makanan yang dapat dinikmati dari masyarakat menengah ke bawah hingga atas,  tempatnya juga didesign seperti rumah pribadi menyerupai ruangan dalam rumah, teras dan halaman dengan pohon-pohon.

"Kita selalu siap bersaing dengan resto khas Jawa lainnya. Kami terus berusaha memantapkan rasa makanan, mempertahankan keramah tamahan dari setiap staf dengan senyum serta menjaga kebersihan," katanya. (A11/k)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru