Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Korsel Tolak Pencabutan Sanksi Terhadap Korut

- Selasa, 08 April 2014 11:25 WIB
334 view
 Korsel Tolak Pencabutan Sanksi Terhadap Korut
SEOUL (SIB)- Korea Selatan (Korsel) menolak dicabutnya sanksi terhadap Korea Utara (Korut). Menteri Unifikasi Korsel bersikeras dengan sikapnya menginginkan Korut mengakui serangan terpedonya terhadap Kapal Perang Korsel, Cheonan. Kapal perang Korsel Cheonan tenggelam pada 26 Maret 2010. Kejadian tersebut menewaskan 46 Pelaut asal Korsel.  Sanksi tersebut berupa penghentian kerja sama antar Korea, kecuali Kaesong Industrial Complex yang diberikan pada tanggal 24 May 2010.

“Sanksi tetap harus dipertahankan sampai Korut mau mengambil langkah untuk bertanggung jawab atas insiden itu dan meminta maaf kepada warga kami," ujar Perwakilan Kementerian Korsel Kim Eui-do, seperti dikutip Korea Herald, Senin (7/4).

Namun Korut merasa tidak melakukan serangan menggunakan torpedo terhadap Kapal Korsel dan menepis tuduhan tersebut. Kim Eui menambahkan, “Saya ingin menjelaskan semuanya bahwa pemerintah kami tidak pernah mengangkat sanksinya pada saat Korut sebelum menunjukan perubahan sikapnya".

Presiden Korsel Park Geun-hye menyebutkan Pemerintah Korsel setidaknya akan meringankan pembatasan pada Korut terkait sanksi yang diberikan.
Hubungan Korea menunjukan tanda-tanda memanas, setelah Pyongyang melakukan serangkaian tindakan provokatif melalui nuklir. Korut Mengancam untuk melakukan tes nuklir jarak menengah. (KoreaHerald/okz/f)

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 8 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru