Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 11 April 2026

Pemilu Tahap Ketiga India Dimulai

- Jumat, 11 April 2014 19:53 WIB
886 view
 Pemilu Tahap Ketiga India Dimulai
SIB/AP Photo/Channi Anand
ANTRI : Puluhan warga India antri mengikuti pemilihan tahap ketiga dari sembilan putaran pemilihan umum di Jammu, Kamis (10/4). Pemilihan umum India telah berlangsung sejak Senin (7/4) lalu dan bakal berakhir 12 Mei mendatang dan hasilnya akan diumumkan p
New Delhi (SIB)- Sedikitnya 12 juta warga New Delhi menggunakan hak pilih mereka, Kamis (10/4) dalam putaran ketiga dari sembilan putaran pemilihan umum India. Warga Delhi dan 13 negara bagian lainnya memilih sekitar seperlima dari Lok Sabha atau majelis rendah India yang terdiri dari 543 kursi. Guna menguasai Lok Sabha, sebuah partai atau koalisi partai-partai harus menduduki paling tidak 272 kursi.

Sejauh ini, berbagai analis memperkirakan Partai Kongres akan mengalami kekalahan telak setelah memerintah India selama satu dekade terakhir. Di sisi lain, para pengamat menilai Partai Bharatiya Janata (BJP) yang dipimpin tokoh konservatif, Narendra Modi, akan tampil sebagai pemenang.

Pemilihan umum India telah berlangsung sejak Senin (7/4) lalu dan bakal berakhir 12 Mei mendatang. Pada pemilu kali ini, sebanyak 814 juta pemilih akan menentukan pilihan mereka di 930 ribu tempat pemungutan suara. Jumlah tersebut merupakan peningkatan pesat jika dibandingkan pada pemilu 2009 lalu. Kala itu, pemilih India diperkirakan mencapai 714 juta orang.

Sementara itu, aksi kekerasan mewarnai pemilu India. Sebanyak dua polisi tewas dan tiga lainnya cedera ketika jip yang mereka tumpangi dihantam bahan peledak di sebuah jembatan di negara Bagian Bihar, bagian timur India. Insiden terjadi sekitar pukul 05.30 waktu setempat atau satu setengah jam sebelum tempat pemungutan suara dibuka. Kepolisian menduga kejadian tersebut didalangi kelompok pemberontak Maois.

Tidak jauh berbeda dengan di Indonesia, para pemilih di India bisa mendapatkan keistimewaan usai menggunakan hak suaranya. Hanya dengan menunjukkan jari yang terkena tinta pemilu, warga India bisa mendapat diskon di pom bensin, restoran, toko, bahkan hingga ke tempat spa serta rumah sakit.

Pemilihan umum di India digelar pekan ini dengan melibatkan jumlah pemilih hingga lebih dari 800 juta orang. Disebut sebagai pemilu berskala besar karena proses pemungutan suara dilakukan dalam sembilan fase yang berlangsung selama satu bulan lebih, mulai 7 April hingga 12 Mei mendatang. Surat suara baru akan mulai dihitung pada 16 Mei mendatang. Sama seperti di negara kita, para pemilih yang sudah menggunakan hak suaranya harus mencelupkan jarinya. Tepatnya jari telunjuk pada tangan kiri, ke dalam tinta yang susah dihapus.

Dalam rangka meningkatkan partisipasi politik, kelompok yang terkait dengan asosiasi perdagangan Konfederasi Industri India, Young Indians meluncurkan kampanye "Show the ink, See prices sink" yang memberikan diskon dan insentif kepada warga untuk memilih.

"Di kalangan kaum muda, ini menjadi hal yang keren untuk memamerkan jari mereka setelah mereka menggunakan hak suara mereka. Ada banyak momentum yang terjadi di negara ini," terang chairman Young Indians, D.N.V. Kumara Guru, seperti dilansir Reuters, Kamis (10/4).

Kumara menambahkan, ada lebih dari 100 pengusaha yang bersedia ikut dalam kampanye ini. Program ini bertujuan untuk untuk meningkatkan partisipasi pemilih, mengingat pada pemilu terakhir, hanya sekitar 58 persen pemilih terdaftar yang menggunakan hak suaranya.

Di New Delhi, yang memulai pemungutan suara pada Kamis (10/4) ini, warga yang menunjukkan jari bertinta pemilu akan mendapatkan diskon 0,7 persen di pom bensin. Kemudian di Bangalore, rumah sakit Sakra World menawarkan diskon 10 persen bagi rawat jalan seperti medical check-up dan konsultasi. (Detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru