Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 11 April 2026

Bom Meledak di Terminal Bus Nigeria, 71 Orang Tewas

* Militan Boko Haram Serang Desa di Nigeria, 60 Orang Tewas
- Selasa, 15 April 2014 13:12 WIB
1.350 view
Bom Meledak di Terminal Bus Nigeria, 71 Orang Tewas
SIB/AP Photo/Gbemiga Olamikan
Warga berkerumun melihat puing-puing kendaraan bermotor dan sesosok mayat yang tergeletak di lokasi ledakan bom di terminal bus Nyanya Motor Park, di Abuja, Nigeria, Senin (14/4). Setidaknya 71 orang dilaporkan tewas akibat ledakan bom tersebut.
ABUJA (SIB)- Satu ledakan terjadi di pangkalan bus di Abuja, Ibu Kota Negeria, Senin (14/4) pagi waktu setempat. Ledakan tersebut menewaskan 71 orang dan melukai setidaknya 15 orang lainnya. "Sebanyak 71 mayat berada di sekitar jembatan Nyanyan, sekira 8 kilometer (km) selatan dari Abuja. Sementara sekira 15 orang lain harus mendapat perawatan," demikian kata saksi mata, seperti dikutip Reuters, Senin (14/4/2014).

“Saya sedang menunggu untuk naik bus, ketika saya mendengar ledakan yang memekakkan telinga, orang-orang berlarian panik,“ kata Mimi Daniels salah satu pekerja di Abuja.

Ledakan bom di terminal bus Nyanya yang terjadi pada Senin (14/4), di saat terminal itu dipenuhi para komuter yang akan menuju ibu kota Nigeria. Ketua tim SAR di Badan Nasional Keadaan Darurat (NEMA), Charles Otegbade, mengatakan, salah satu ledakan diduga kuat berasal dari salah satu kendaraan di dalam terminal. Namun, hingga kini aparat kepolisian masih terus menyelidiki asal dari ledakan tersebut.

Selain menghancurkan puluhan kendaraan, ledakan itu meninggalkan lubang menganga dengan kedalaman 120 sentimeter. Di sekitarnya, berserakan serpihan bagian tubuh korban tewas. Demikian halnya dengan barang-barang pribadi warga. Sejauh ini belum ada satu kelompok pun yang menyatakan bertanggung jawab atas ledakan itu. Namun, kecurigaan pemerintah tertuju pada kelompok militan Boko Haram yang memberontak sejak 2009.

Terminal bus merupakan salah satu tempat kerap menjadi target oleh Boko Haram. Tahun lalu, kelompok ini juga mendalangi pengeboman di sebuah terminal bus di kota Kano, wilayah utara Nigeria, yang menewaskan lebih dari 40 orang. Namun, bukan hanya Boko Haram yang kerap melakukan serangan ke Ibu Kota. Kelompok pemberontak di kawasan delta Sungai Niger juga kerap mengklaim serangan ke Ibu Kota, salah satunya adalah bom mobil saat hari kemerdekaan Nigeria pada 2010.

Serangan Boko Haram Tewaskan 60 Orang

Sebelumnya, para militan menewaskan setidaknya 60 orang di negara bagian Borno, Nigeria yang dekat dengan perbatasan Kamerun. Para penyerang diduga sebagai anggota kelompok militan Boko Haram. "Para penyerang, yang tak diragukan lagi adalah para pemberontak Boko Haram, menyerang Amchaka dan desa-desa sekitarnya, melemparkan bom rakitan ke rumah-rumah dan menyebabkannya terbakar," tutur Baba Shehu Gulumba, seorang pejabat pemerintah di distrik Bama seperti dikutip kantor berita AFP, Senin (14/4).

"Mereka kemudian menembaki warga yang kebingungan saat mencoba untuk kabur, hingga menewaskan 60 orang dan melukai beberapa lainnya," imbuh Gulumba melalui percakapan telepon dari Maiduguri, ibukota negara bagian Borno.

Para penyerang tersebut menyerbu Amchaka dan desa-desa sekitarnya di Bama dengan menggunakan truk, motor dan dua kendaraan lapis baja. Boko Haram yang dalam bahasa Hausa artinya "pendidikan Barat adalah dosa", telah menyerang desa-desa, sekolah-sekolah dan gereja-gereja serta pangkalan militer. Konflik ini telah menyebabkan ratusan ribu warga kabur ke negara-negara tetangga. Pemerintah Amerika Serikat telah menyatakan pemimpin Boko Haram, Abubakar Shekau sebagai "teroris global" dan telah menawarkan hadiah uang US$ 7 juta untuk penangkapannya. (Rtr/AFP/dtc/kps/w)

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 15 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru