Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 11 April 2026

RI dan Meksiko Setujui Pembebasan Visa

- Rabu, 16 April 2014 12:36 WIB
261 view
RI dan Meksiko Setujui Pembebasan Visa
MEKSIKO CITY (SIB)- Menlu Marty Natalegawa melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Meksiko Jose Antonio Meade Kuribrena di sela-sela pertemuan retreat tingkat Menteri Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki dan Australia. Pertemuan bilateral ini memiliki arti penting dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir ini. Dalam pertemuan telah dibicarakan berbagai upaya kerjasama konkrit kedua negara di berbagai bidang teknis antara lain mengenai peningkatan kerja sama ekonomi dan perdagangan, investasi, dan peningkatan kerjasama di bidang pertanian.

"Dalam pertemuan tersebut juga telah ditandatangani Persetujuan Pembebasan Visa Bilateral RI-Meksiko yang isinya antara lain memungkinkan pemegang paspor diplomatik dan dinas kedua negara untuk saling berkunjung selama 30 hari tanpa mengajukan visa terlebih dahulu," demikian kata rilis pernyataan tertulis Kementerian Luar Negeri RI, Selasa (15/4).

"Penandatanganan persetujuan tersebut diharapkan dapat mempermudah akses saling kunjung pejabat pemerintah kedua negara khususnya dikaitkan dengan keinginan kedua belah pihak untuk meningkatkan volume perdagangan dan investasi, kerjasama teknis, maupun mendorong kerjasama pertukaran sosial budaya oleh kedua belah pihak," lanjut pernyataan itu.

Hal ini sejalan dengan komitmen kedua kepala negara yang dicetuskan dalam pertemuan bilateral Presiden RI dan Meksiko di Bali pada 6 Oktober 2013 lalu, yang menginginkan dicapainya kerjasama konkrit dan saling menguntungkan secara terukur, berorientasi pada target, dan mencakup bidang-bidang kerjasama potensial secara lebih luas lagi.

Sebagai catatan, Meksiko merupakan negara di Amerika tengah kedua setelah Nikaragua yang menandatangani Persetujuan Bebas Visa dengan Indonesia. Terdapat peningkatan yang menarik dalam volume perdagangan Indonesia-Meksiko yang tercatat terus menunjukkan trend menggembirakan sejak tahun 2010 hingga 2013, dalam kisaran USD1,20 miliar pada 2013. (okezone/W)


Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 16 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru