Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Alami "Masa Sulit", Mugabe Hanya Bergaji 4.000 Dolar Per Bulan

- Rabu, 23 April 2014 19:14 WIB
343 view
Alami
Harare (SIB)- Presiden Zimbabwe Robert Mugabe mengatakan hanya memperoleh gaji sederhana sebesar 4.000 dolar AS per bulan karena "masa sulit" yang dialami negara itu, kata media negara, Selasa (22/4). Zimbabwe masih belum pulih dari tahun-tahun keruntuhan ekonomi yang terutama disebabkan oleh kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Mugabe , yang telah memerintah negara itu sejak kemerdekaannya pada 1980.

"Saya mendapatkan 4.000 dolar (2.900  euro) sekarang karena masa-masa sulit . Inilah yang kami putuskan, bahwa kami harus mengakui masa-masa sulit saat ini," kata Mugabe dalam sebuah wawancara dengan BBC pada akhir pekan, menurut kutipan yang dipublikasikan dalam media pemerintah.

Upah rata-rata di Zimbabwe adalah 300 dolar sebulan, tapi pengangguran berjumlah 80 persen dan sebagian besar penduduk dari total populasi 13 juta hidup dalam kemiskinan. Laporan itu tidak mengatakan berapa banyak tunjangan dan pendapatan di luar pemerintahan yang mungkin diperoleh oleh presiden berusia 90 tahun itu, yang menggemari pakaian karya desainer ternama dan jam tangan Rolex.

Mugabe memiliki usaha di bidang pertanian, sejumlah badan usaha juga diketahui di bawah namanya. Mugabe membangun rumah pribadi mewah di pinggiran ibukota Harare yang dilaporkan bernilai lebih dari 10 juta dolar. Bulan lalu pemimpin veteran itu memberikan hadiah 100 ribu dolar untuk putri dan menantunya dalam pesta pernikahan yang diselenggarakan di rumah mewahnya dengan lebih dari 4.000 tamu.

Bulan lalu Zimbabwe mengumumkan gaji tertinggi sebesar 6.000 dolar untuk eksekutif yang bekerja pada perusahaan milik negara menyusul laporan bahwa beberapa dari mereka dibayar terlampau mahal. Kepala dana asuransi kesehatan masyarakat merupakan penerima gaji tertinggi, dengan gaji kotor per bulan sebesar 535.499 dolar, sedangkan pimpinan Zimbabwe Broadcasting Corporation (Perusahaan Penyiaran Zimbabwe) membawa pulang 37.050 dolar per bulan. Negara itu pada tahun 2009 membuang mata uang dolar Zimbabwe yang tidak berharga dan menggantinya dengan dolar AS dan mata uang regional lainnya. (Ant/AFP)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru