Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Mahkamah Agung Kamboja Tolak Ekstradisi Pengusaha Rusia

- Sabtu, 26 April 2014 14:10 WIB
205 view
Mahkamah Agung Kamboja Tolak Ekstradisi Pengusaha Rusia
Phnom Penh (SIB)- Mahkamah Agung Kamboja, Jumat (24/4), memutuskan milioner Rusia Sergei Polonsky yang dicari di tanah airnya karena penggelapan tidak akan diekstradisi. "Kamboja dan Rusia tidak memiliki perjanjian ekstradisi, sehingga Kamboja tidak dapat mengirim Polonsky kembali ke Rusia," kata putusan yang dibacakan Hakim Kim Sothavy.

Polonsky, 41 tahun, didakwa secara "in absentia" pada Juli 2012 sebagai bagian dari kasus pidana yang melibatkan penggelapan lebih 175 juta dolar AS dari para peserta dalam sebuah proyek konstruksi koperasi perumahan di pusat kota Moskow.

Pemerintah Kamboja menangkapnya pada November tahun lalu atas permintaan Rusia, namun dibebaskan dengan jaminan pada Januari tahun ini. Ben Sun Samai, pengacara Polonsky, mengatakan kepada wartawan setelah keputusan mahkamah agung Jumat bahwa putusan itu dapat diterima dan diberikan hanya kepada kliennya.

Polonsky menduduki peringkat empat puluh orang terkaya Rusia pada tahun 2008 dengan kekayaan 4,35 miliar dolar AS oleh majalah "Forbes". Polonsky memimpin Mirax Group, sebuah perusahaan pengembang properti besar yang bangkrut selama krisis ekonomi global.

Pada Malam Tahun Baru 2012, ia, bersama dengan dua orang temannya, mengurung awak kapal pesiar selama pelayaran di lepas pantai selatan Kamboja dan kemudian memaksa para pelaut itu melompat ke laut ke laut Kamboja. Dia ditahan selama lebih dari tiga bulan untuk tuduhan kekerasan terhadap pelaut Kamboja sebelum dibebaskan dengan jaminan. (Ant/Xinhua)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru