Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Korut Latihan dengan Peluru Tajam, Korsel Siaga Penuh

*Kelaparan, Gadis Korut Kabur dari Negaranya
- Rabu, 30 April 2014 16:02 WIB
374 view
  Korut Latihan dengan Peluru Tajam, Korsel Siaga Penuh
Seoul (SIB)- Korea Utara kembali menggelar latihan perang dengan peluru tajam di dekat wilayah sengketa dengan Korea Selatan. Pemerintah Seoul siaga penuh, jangan sampai proyektil Pyongyang mampir di wilayah mereka. Diberitakan BBC, Kementerian Pertahanan Korsel telah diberitahu pihak Korut pada Selasa pagi (29/4). Korut mengatakan, latihan akan dilakukan di dekat dua pulau sebelah barat Semenanjung Korea. Juru bicara Kemhan Korsel mengatakan bahwa militer mereka "siaga penuh."

"Korut memberitahu kami akan ada latihan dengan peluru tajam hari ini di utara perbatasan dekat pulau Yeonpyeong dan Baengnyeong," kata dia. Latihan rencananya akan digelar pada pukul 14:00 waktu setempat. Reuters mengutip seorang pejabat militer Korsel yang mengatakan bahwa sejauh ini belum ada peluru nyasar ke wilayah mereka.

Sebelumnya bulan lalu, Korut dan Korsel baku tembak di wilayah ini. Peristiwa itu dipicu masuknya peluru artileri Korut saat latihan ke perairan Korsel. Ratusan peluru ditembakkan oleh kedua kubu, tidak ada yang terluka atau tewas.

Lokasi itu juga jadi titik panas ketegangan kedua negara. Pada November 2010, Korut membombardir pulau Yeonpyeong, menewaskan dua marinir dan dua warga sipil. Sebelumnya di perairan dekat Baengnyeong, kapal perang Korsel tenggelam, menewaskan 46 orang, diduga akibat serangan rudal Korut.
Latihan perang Korut kali ini juga dilakukan usai kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Seoul dan bertemu Presiden Park Geun-hye.
Pertemuan ini diprotes keras oleh Korut yang menyebut Park sebagai "pelacur" dan Obama sebagai "mucikarinya".

Gadis Korut Kabur dari Negaranya

Selain menampilkan kesaksian dari Hye Sook Kim, pekan HAM Korut yang digelar di Jakarta pada Senin (28/4) juga menyajikan kesaksian dari Eunju Kim. Eunju Kim adalah seorang gadis yang nekat kabur dari Korut karena kelaparan.

Dalam kesempatan ini, Eunju turut memaparkan keadaan sebenarnya yang terjadi di Korut. Apalagi, kita ketahui bahwa Korut adalah negara yang sangat tertutup dari pemberitaan dunia luar.

"Tidak ada HAM di Korut, terutama bagi setiap orang yang kabur dan dipulangkan kembali ke Korut," jelas Eunju, saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Senin (28/4). "Korut adalah kampung halaman saya. Sesekali ketika saya berada di China saya rindu teman-teman dan kampung halaman saya," tambah dia. "Hanya saja jika saya kembali ke Korut, saya merasa ini bukan tempat yang bisa ditempati," sebutnya.

Korut dikenal sebagai negara yang membatasi secara ketat pemberintaan yang masuk keluar di negaranya. Banyak pihak menduga -terutama negara Barat- tertutupnya Korut diperkirakan karena adanya pelanggaran HAM berat terjadi di negara yang didirikan Kim Il-Sung ini. (BBC/okz/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru