Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Polisi Texas Tembak Mati Nenek 93 Tahun

- Jumat, 09 Mei 2014 11:13 WIB
321 view
 Polisi Texas Tembak Mati Nenek 93 Tahun
Texas (SIB)- Kepolisian Texas, Amerika Serikat sedang menyelidiki insiden penembakan seorang nenek berusia 93 tahun. Nenek tersebut tewas ditembak seorang polisi di kediamannya sendiri. Sang nenek yang bernama Pearlie Golden merupakan warga kota kecil Hearne yang memiliki 4.600 penduduk. Kota Hearne berjarak 241 kilometer dari Dallas, kota utama di Texas.

Seperti dilansir CNN, Kamis (8/5), Golden tewas akibat sejumlah luka tembakan pada Selasa (6/5) waktu setempat. Yang kini tengah diselidiki oleh kepolisian Texas adalah mengapa seorang polisi yang bernama Officer Stephen Stem nekat menembak Golden hingga tewas.

Jaksa distrik Robertson County, Coty Siegert menuturkan, insiden ini berawal ketika seorang pria yang diyakini keluarga Golden menghubungi nomor darurat 911 untuk meminta bantuan polisi. "Yang saya pahami adalah (kepolisian Hearne) dipanggil karena ada seorang wanita menodongkan senjata api. Seorang polisi memintanya (Golden-red) untuk meletakkan senjata apinya, dan ketika dia tidak meletakkannya, tembakan dilepaskan," terang Siegert.

Sedangkan jaksa kota Hearne, Bryan Russ Jr menerangkan, Stem meminta Golden untuk meletakkan senjatanya sedikitnya sebanyak 3 kali. Ketika Golden tak melakukannya, Stem melepas tiga tembakan. Dua tembakan di antaranya tepat mengenai Golden.  Golden kemudian segera dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun sayang, nyawa nenek berusia 93 tahun tersebut tidak berhasil diselamatkan.

Sementara itu, Kepolisian Hearne mengumumkan bahwa Stem dikenai skorsing seiring berjalannya penyelidikan atas insiden penembakan tersebut. "Kami sangat sedih atas insiden ini. Semua orang di lingkungan pemerintah kota merasa kecewa bahwa wanita ini terbunuh. Sekarang, investigasi berada di luar wewenang kami. Semuanya di bawah Texas Rangers," ucap Russ.

Kepolisian menambahkan, Texas Rangers memiliki senjata api yang diyakini dipegang Golden saat insiden tersebut terjadi. Menanggapi insiden ini, warga setempat mengaku terkejut. Beberapa mengaku mengenal Golden sebagai wanita yang baik. "Meskipun dia memiliki senjata, dia berusia 90-an tahun. Mereka bisa melepas tembakan ke udara untuk menakutinya. Mungkin dia akan menjatuhkan senjatanya. Saya tidak pernah melihat dia menembak siapapun," ucap seorang warga setempat, Lawanda Cooke. (CNN/dtc/f)

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 9 Mei 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru