Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Serangan Militan Al-Qaeda di Yaman Tewaskan 14 Orang

- Jumat, 06 Juni 2014 11:31 WIB
208 view
 Serangan Militan Al-Qaeda di Yaman Tewaskan 14 Orang
Sanaa (SIB)- Sekelompok pria bersenjata yang diduga kuat anggota militan Al-Qaeda menyerbu dan menembaki pos keamanan militer Yaman yang ada di Provinsi Shabwa. Sedikitnya 14 orang dilaporkan tewas dalam bentrokan ini.

Yemen merupakan basis kuat dari militan Al-Qaeda in the Arabian Peninsula (AQAP), yang merupakan salah satu kelompok militan teraktif saat ini. Pejabat pemerintahan setempat menuturkan kepada Reuters, Kamis (5/6), para militan menyerang pos keamanan yang ada di kota Bayhan dengan senapan mesin.

Serangan ini terjadi pada saat fajar ketika sebagian besar tentara masih tertidur. Para pelaku kabur dari lokasi kejadian setelah membakar dua kendaraan militer yang ada di lokasi. Otoritas setempat awalnya menyebutkan serangan ini menewaskan 12 tentara. Namun kemudian situs resmi Kementerian Dalam Negeri menyampaikan data terbaru, bahwa jumlah korban tewas mencapai 14 orang. Rincian korban tewas terdiri atas 8 tentara dan 6 anggota suku setempat yang bersekutu dengan pemerintah.

Secara terpisah, Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi menyatakan bahwa Yaman tengah berperang melawan Al-Qaeda. Kelompok militan yang ada di negara tersebut terus meningkatkan serangan terhadap fasilitas pemerintah setelah dipukul mundur dari markas mereka di Provinsi Shabwa dan Abyan.

Sejak 2011 Yaman dilanda kerusuhan, terutama pasca unjuk rasa besar-besaran yang menggulingkan Presiden Ali Abdullah Saleh yang berkuasa lebih dari dua dekade. Tidak hanya menghadapi ancaman Al-Qaeda, Yaman juga menghadapi ancaman dari kelompok separatis yang ada di wilayah selatan dan juga milisi Syiah yang berusaha memperkuat pengaruhnya di wilayah utara negara tersebut. (Detikcom/f)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru