Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 19 Januari 2026

Jumlah Korban Gempa Bumi di Meksiko Naik Menjadi 61 Orang

- Minggu, 10 September 2017 13:00 WIB
585 view
Jumlah Korban Gempa Bumi di Meksiko Naik Menjadi 61 Orang
SIB/BBCIndonesia
SIAGA : Sejumlah serdadu disiagakan setelah sebuah hotel ambruk di Kota Matias Romero, SIAGA : Sejumlah serdadu disiagakan setelah sebuah hotel ambruk di Kota Matias Romero, Negara Bagian Oaxaca akibat gempa berkekuatan 8,2 skala Richter.
Meksiko (SIB) -Gempa bumi di Meksiko yang diyakini terkuat di negara tersebut dalam satu abad belakangan-mengguncang pantai selatan dan sejauh ini menewaskan puluhan orang.

Presiden Enrique Pena Nieto mengatakan bahwa gempa itu berkekuatan 8,2 skala Richter di Samudra Pasifik, sekitar 87km di lepas pantai Pijijiapan.

Menurut Nieto, sedikitnya 200 orang cedera dan puluhan lainnya meninggal dunia. Data Pusat Penanganan Bencana Nasional menyebutkan korban meninggal dunia telah mencapai 61 orang.

Operasi pencarian dan penyelamatan berlangsung dalam skala besar di negara bagian Tabasco, Oaxaca, dan Chiapas. Di wilayah itu, penduduk dikhawatirkan terjebak di antara reruntuhan bangunan.

Gempa pada Kamis (7/9) menjelang tengah malam itu dirasakan oleh sekitar 50 juta warga Meksiko dan jumlah korban jiwa dikhawatirkan mungkin masih akan meningkat.

"Ini merupakan gempa bumi besar dari skala dan kekuatannya, yang terkuat dalam 100 tahun terakhir," kata Presiden Pena Nieto saat mengunjungi Pusat Penanganan Bencana Nasional.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri RI menyebutkan tidak ada laporan WNI menjadi korban. Berdasarkan catatan Kedutaan Besar Indonesia di Meksiko, jumlah total WNI di Meksiko mencapai 289 orang, 190 di antaranya berada di Mexico City.

Korban jiwa akibat gempa Meksiko terdiri dari 45 orang di Negara Bagian Oaxaca, 12 orang di Negara Bagian Chiapas, empat orang di Negara Bagian Tabasco -termasuk seorang bayi karena putusnya aliran listrik yang menyebabkan alat bantu pernafasannya terhenti.

Salah satu kota yang paling parah terpapar gempa adalah Juchitan di negara bagian Oaxaca. Sebanyak 17 korban jiwa dilaporkan berada di kota itu. Adapun gedung balai kota dan sejumlah bangunan lainnya porak poranda.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat memperkirakan kekuatan gempa sedikit lebih rendah, yaitu 8,1 dengan pusat tempat pada kedalaman 70km.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik, PTWC, mengatakan gelombang 'mencapai tiga meter lebih di atas permukaan ombak mungkin terjadi di sepanjang pantai Meksiko'.

Evakuasi sudah sempat ditempuh di sepanjang pantai Negara Bagian Chiapas, yang juga memberlakukan keadaan darurat.

Sekolah-sekolah di 11 negara bagian Meksiko ditutup.

Peringatan tsunami juga dikeluarkan di El Salvador, Guatemala, Honduras, dan Costa Rika, namun dengan gelombang yang lebih rendah.

Usai gempa utama, terjadi beberapa gempa susulan berkekuatan antara 4,3 hingga 5,7 di kawasan dekat pantai Meksiko dan Presiden Nieto memperingatkan kemungkinan akan gempa susulan lainnya.

Tahun 1985 -tepatnya 19 September pagi- Meksiko juga dilanda gempa besar dengan kekuatan 8,0 dengan korban jiwa mencapai sekitar 5.000 orang dan menyebabkan kerusakan besar di ibu kota Mexico City dan sekitarnya.

Sejak bencana itu, pemerintah Meksiko menerapkan peraturan ketat untuk pembangunan gedung dan menerapkan sistem sensor di wilayah pantainya. (BBC/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru