Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

3 Remaja Hilang, Israel Tahan Ketua Parlemen Palestina

* PM Netanyahu Tuding Hamas Dalangi Penculikan, Presiden Palestina Mengecam
- Selasa, 17 Juni 2014 11:57 WIB
305 view
 3 Remaja Hilang, Israel Tahan Ketua Parlemen Palestina
Tepi Barat (SIB)- Imbas hilangya tiga remaja Israel, Ketua Parlemen Palestina dari Fraksi Hamas dikabarkan ditahan oleh pihak Israel. Israel sebelumnya menuduh Hamas berada di balik hilangnya ketiga remaja tersebut.

Aziz Dweik termasuk dalam 40 orang yang ditangkap oleh pihak Israel, ketika mereka memburu tiga orang remaja yang hilang. Dweik dianggap memiliki kaitan atas hilangnya ketiga remaja Israel.

Pasukan Israel terus melakukan perburuan besar-besaran di Tepi Barat untuk menemukan tiga remaja Israel yang hilang. Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menuding kelompok Hamas telah menculik ketiga remaja tersebut.

Tiga hari sudah operasi perburuan tersebut dilakukan pasukan Israel. Dalam operasi yang dilancarkan, Minggu (15/6) waktu setempat, pasukan Israel menahan 80 warga Palestina terkait hilangnya ketiga warga Israel itu. Sebagian besar dari mereka yang ditangkap adalah anggota Hamas. PM Netanyahu terang-terangan menyebut Hamas terlibat dalam penculikan tersebut.

"Mereka yang melakukan penculikan pemuda-pemuda kami adalah orang-orang Hamas -- Hamas yang sama yang telah membentuk pemerintahan bersatu dengan Abu Manzen, yang memiliki implikasi sangat serius," cetus Netanyahu menyinggung Presiden Palestina Mahmud Abbas.

Sementara itu, presiden Palestina Mahmud Abbas mengecam penculikan tiga remaja Israel di wilayah Tepi Barat. Namun Abbas juga mengkritik penangkapan besar-besaran yang dilakukan Israel terkait penculikan tersebut. "Kepresidenan Palestina... mengutuk serangkaian peristiwa yang terjadi pekan lalu, yang dimulai dengan penculikan tiga pemuda Israel," demikian statemen kantor kepresidenan Abbas seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (16/6).

Ketiga remaja Israel berusia belasan tahun itu, salah satunya juga pemegang paspor Amerika Serikat, merupakan pelajar di seminari-seminari Yahudi di Tepi Barat. Mereka dilaporkan diculik pada Kamis, 12 Juni malam lalu dari daerah antara Bethlehem dan Hebron. Ketiganya diidentifikasi sebagai Gilad Shaer (16) dari kawasan pemukiman Talmon di dekat kota Ramallah, Naftali Frenkel (16) dari Nof Ayalon dan Eyal Ifrach (19) dari Elad, yang berada di wilayah Israel tengah.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry juga mengecam penculikan itu. Menurutnya, banyak indikasi yang mengarah ke keterlibatan Hamas dan Kerry mengingatkan bahwa Hamas "pernah menggunakan penculikan di masa lalu". Media Israel memberitakan, polisi telah menerima telepon darurat pada 12 Juni, yang tampaknya dari salah satu dari ketiga remaja tersebut. Si penelepon mengatakan "kami telah diculik". Namun saat itu polisi tak langsung bertindak karena penelepon tidak jelas dan polisi menduga itu hanya lelucon.

Tentara Israel Tembak Mati Arafat

Pasukan Israel menembak mati seorang pemuda Palestina di kamp pengungsi Jelazoun, dekat kota Ramallah, Tepi Barat. Korban berumur 19 tahun. Sumber keamanan Palestina mengatakan kepada AFP, Senin (16/6), pemuda bernama Ahmad Arafat itu tertembak di bagian dada saat terjadi bentrokan dengan tentara-tentara Israel.

Saat kejadian, pasukan Israel tengah melakukan penangkapan di kamp pengungsi tersebut. Penangkapan ini sebagai bagian dari upaya perburuan besar-besaran yang dilakukan pasukan Israel terkait hilangnya tiga pemuda Israel. Dalam insiden tersebut, pasukan Israel menahan puluhan warga Palestina di Tepi Barat sebagai bagian dari upaya menemukan tiga pemuda Israel yang hilang. Israel menuding ketiganya diculik kelompok Hamas di dekat Hebron.
Namun sumber Palestina tersebut tak bisa memastikan apakah tentara Israel memang berniat menangkap Arafat. Pemuda itu baru saja dibebaskan dari penjara Israel sekitar sepekan lalu. Sejauh ini belum ada pernyataan dari militer Israel terkait tewasnya Arafat. (AFP/dtc/okz/d)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru