Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 11 April 2026

Serangan Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan 5 Militan di Pakistan

- Kamis, 19 Juni 2014 11:30 WIB
138 view
 Serangan Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan 5 Militan di Pakistan
Islamabad (SIB)- Pesawat-pesawat tanpa awak milik Amerika Serikat kembali melancarkan serangan udara di wilayah Pakistan. Sedikitnya lima militan tewas dalam serangan-serangan tersebut. Pejabat-pejabat keamanan setempat mengatakan, enam rudal menghantam tiga tempat di desa Dargah Mandi di North Waziristan, sekitar 10 kilometer sebelah barat kota Miranshah, yang dianggap sebagai basis jaringan Haqqani yang terkait Al-Qaeda.

"Pesawat-pesawat tanpa awak AS menembakkan enam rudal yang mengenai tiga tempat terpisah di dua desa, sedikitnya lima militan tewas," kata pejabat tersebut seperti dikutip kantor berita AFP, Rabu (18/6). Serangan-serangan rudal tersebut terjadi hanya dalam selang waktu beberapa menit saja. Dalam serangan pertama, dua pesawat tak berawak menembakkan empat rudal. Kemudian dalam serangan kedua, sebuah pesawat tanpa awak lainnya menembakkan dua rudal.

Seorang pejabat keamanan lainnya mengkonfirmasi serangan itu. Dikatakannya, korban jiwa kemungkinan akan bertambah.

Pemerintah AS sempat menghentikan serangan-serangan pesawat tak berawaknya di Pakistan pada Desember 2013 lalu. Hal ini dilakukan adar pemerintah Pakistan bisa melanjutkan proses dialog dengan kelompok militan Taliban Pakistan, Tehreek-e-Taliban (TTP) yang bertujuan menghentikan pemberontakan yang telah berlangsung 7 tahun.

Namun proses dialog itu gagal setelah Taliban melancarkan serangan ke bandara di kota Karachi pada 9 Juni lalu. Puluhan orang tewas dalam insiden itu. AS pun kembali melanjutkan program pesawat tanpa awaknya pekan lalu. Dua serangan pesawat tak berawak AS di Dargah Mandi tersebut menewaskan setidaknya 16 militan. (detikcom/r)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru