Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026
Naik Takhta di Tengah Goyahnya Ekonomi

Pangeran Felipe VI Dilantik Sebagai Raja Spanyol

- Jumat, 20 Juni 2014 15:52 WIB
247 view
Pangeran Felipe VI Dilantik Sebagai Raja Spanyol
Madrid (SIB)- Pangeran Felipe atau dulu bergelar Pangeran Asturia dilantik menjadi raja baru Spanyol, Kamis (19/6), menggantikan ayahnya, Juan Carlos, yang turun takhta setelah berkuasa sejak 1975. Setelah menduduki takhta Spanyol, pria 46 tahun ini bergelar Felipe VI. Selain menjadi kepala negara, dia juga menjadi panglima tertinggi angkatan bersenjata Spanyol. Felipe adalah satu-satunya anak laki-laki Juan Carlos dan memiliki dua kakak perempuan.

Namun, acara penting itu tidak dihadiri Juan Carlos.Juan Carlos menyebut absen dirinya pada pengambilan sumpah anaknya, Pangeran Felipe, dilakukan demi memberi porsi yang lebih besar bagi upacara tersebut. Selain acara pelantikan, resepsi bersama 2.000 tamu sehabis pengambilan sumpah juga tidak akan dihadiri Raja Juan Carlos.

Raja Juan Carlos turun tahta pada awal bulan ini. Keputusan penting ini diduga diambil Juan Carlos akibat sejumlah kasus korupsi yang mendera keluarga kerajaan Spanyol. Kejadian tersebut diperparah dengan bocornya foto Raja Juan Carlos tengah berburu gajah di Afrika. Parahnya, hobi mahal Juan Carlos ini dilakukannya ketika Spanyol berada dalam titik nadir krisis ekonomi pada 2012.

Felipe dilahirkan di Madrid pada 30 Januari 1968 dengan nama lengkap Felipe Juan Pablo Alfonso de Todos los Santos de Borbón y de Grecia. Dia resmi dinyatakan menjadi penerus takhta Spanyol pada 30 Januari 1986, saat berusia 18 tahun. Felipe naik takhta di tengah krisis ekonomi yang mendera rakyat Spanyol. Selama beberapa tahun terakhir, Pemerintah Spanyol terpaksa melakukan penghematan anggaran yang membuat kehidupan rakyat semakin sulit.
Tantangan Felipe bukan hanya soal perekonomian negerinya, melainkan juga mengembalikan citra keluarga kerajaan yang rusak akibat sejumlah skandal. Salah satu skandal yang paling diingat rakyat Spanyol adalah liburan mewah keluarga kerajaan ke Afrika saat rakyat menderita akibat krisis ekonomi. Selain itu, Felipe juga memiliki beban untuk menjaga kesatuan Spanyol saat beberapa daerah seperti Catalan menuntut kemerdekaan dan sejumlah kecil rakyat menginginkan pembubaran sistem monarki.

Sebagai calon penguasa Spanyol, Felipe sudah sejak lama ikut menjalankan tugas-tugas kenegaraan. Misalnya, sejak 1996, dia sudah kerap mewakili Spanyol dalam kunjungan kenegaraan ke berbagai negara, khususnya ke Amerika Selatan.

Peran itu menegaskan Felipe sangat memperhatikan pentingnya hubungan diplomatik Spanyol dengan negara-negara bekas koloninya di Amerika Selatan. Pada 2011, Felipe bahkan sudah melakukan tugas-tugas kenegaraan lebih banyak dari ayahnya. Sepanjang tahun itu, sebanyak 253 tugas kenegaraan dijalankannya di Spanyol dan luar negeri.

Felipe tak hanya dikenal karena kiprah politik dan pemerintahannya. Dia juga dikenal sebagai seorang olahragawan yang cukup disegani. Felipe bahkan pernah menjadi anggota tim layar Spanyol dalam Olimpiade 1992 yang digelar di Barcelona.

Dia juga memiliki gelar hukum yang diperolehnya dari Universitas Otonomi Madrid pada 1993. Selain itu, Felipe juga mendapatkan gelar master untuk hubungan internasional dari Universitas Georgetown, Washington, AS.

Tak hanya itu, Felipe juga pernah menjalani pendidikan militer pada 1985-1989 dan dia memiliki kualifikasi sebagai pilot helikopter. Di jajaran militer Spanyol, Felipe adalah letnan kolonel di angkatan darat dan udara. Dia juga menjadi komandan fregat AL Spanyol. Pada 2004, Felipe menikahi presenter cantik, Felipe Ortiz Rocasolano. Pasangan ini sudah dikaruniai dua putri, Leonor dan Sofia. (Ant/AFP/BBC/i)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru