Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Polisi Tetapkan Pilot MH370 Jadi Tersangka, Malaysia Bantah

- Selasa, 24 Juni 2014 16:21 WIB
291 view
 Polisi Tetapkan Pilot MH370 Jadi Tersangka, Malaysia Bantah
Kuala Lumpur (SIB)- Pelaksana Menteri Transportasi Malaysia Hishammuddin Hussein membantah laporan yang ditulis oleh harian Inggris, Telegraph, yang menyebut Kapten Pilot pesawat MH370, Zaharie Shah resmi menjadi tersangka. Dalam laporan yang dirilis Telegraph pada akhir pekan itu, mereka menulis Zaharie menjadi dalang di balik hilangnya pesawat jenis Boeing 777-200 ER itu.

Laman Malaysia, The Star, Senin (23/6), melansir Zaharie dituduh sengaja mengubah rute perjalanan pesawat menuju ke sebuah pulau terpencil di selatan Samudera Hindia. Di tempat itu pula, kini proses pencarian tengah difokuskan.

Telegraph menurunkan laporan dengan mengutip seorang sumber yang mengaku dekat dengan penyidik kasus itu. Sumber itu mengatakan rute perjalanan yang kerap dilatih oleh Zaharie dengan menggunakan simulator penerbangan, sempat dihapus.

Namun, dokumen tersebut berhasil ditemukan kembali. Telegraph menyebut adanya kecurigaan bahwa dia memang sengaja membajak pesawat yang dia kemudikan. Lalu, pesawat itu dibelokkan dari rute tujuan semula, yakni ke Beijing.

Minggu kemarin, Hishammudin menegaskan laporan Telegraph itu tidak bertanggung jawab dan hanya untuk menaikkan tiras penjualan koran itu. "Apabila ingin menghibur dan memuaskan media cetak di Inggris, mereka harus mempunyai cerita baru setiap harinya," ujar Hisahmmudin.

Apabila laporan Telegraph itu valid, lanjut pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan itu, maka mereka seharusnya menunjukkan bukti dan petunjuk. "Kami akan selidiki semua bukti dan petunjuk. Tidak perlu untuk mengumumkan hal tersebut ke media cetak," kata dia kepada media.

Sejak awal pesawat dinyatakan hilang pada tanggal 8 Maret lalu, Hishammudin menegaskan Malaysia selalu konsisten dengan mengecek semua petunjuk yang ada kepada para ahli. Kemudian, otoritas berwenang akan memeriksa kesahihan data sebelum diumumkan ke publik.

"Jadi, kami seharusnya tidak perlu memuaskan teori konspirasi ini, karena apabila ada sesuatu yang disembunyikan, maka akan ada pihak-pihak tertentu yang akan protes," kata dia. (thestar/telegraph/vvn/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru