Riyadh (SIB)- Direktur Penjara Ahmed Abdullah Al Shahrani mengatakan, tahanan yang memenuhi syarat selama berada dalam tahanan termasuk para ekspatriat mendapatkan hadiah kebebasan dari penjara dalam bulan Ramadan ini, Kamis (10/7).
Seperti disiarkan Metro Tv, Dalam wawancara seperti dikutip Arab News, tahanan dengan kejahatan ringan dan yang memiliki syarat untuk diampuni raja dibebaskan dari penjara sebagai tanda rahmat dan kebaikan Raja Abdullah selama bulan Ramadan.
Dalam minggu ini sedikitnya 1.017 narapidana telah mendapatkan kebebasan dan kemungkinan akan bertambah dalam beberapa hari ke depan. Tahanan yang dibebaskan tak hanya masyarakat pribumi melainkan ada pula beberapa ekpatriat dari Asia dan Afrika.
Otoritas penjara, Brigjen Shahrani mengatakan, narapidana yang menghafal Alquran pun akan dipertimbangkan untuk mendapatkan amnesti.
Dikatakan, 30 tahanan non-muslim asing telah menjadi muallaf selama di penjara setelah terkesan dengan ajaran dan nilai-nilai Islam.
Dikatakan pula, lembaga yang memberikan grasi dari Raja Abdullah juga memungkinkan para tahanan untuk dibebaskan dan kembali kepada keluarga mereka. Ia berharap, tahanan yang telah dibebaskan akan memulai hidup baru dan bebas dari kejahatan.
(dik4/MetroTv/h)