Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

Vladimir Putin Bertemu Fidel Castro

- Senin, 14 Juli 2014 13:23 WIB
318 view
Vladimir Putin Bertemu Fidel Castro
Havana (SIB)- Presiden Rusia Vladimir Putin, Sabtu (12/7), bertemu dengan pemimpin Revolusi Kuba, Fidel Castro dalam kunjungannya ke negeri itu sebagai bagian dari lawatannya ke Amerika Selatan. Tujuan tur Amerika Latin Putin adalah untuk memperkuat hubungan ekonomi dan diplomatik Rusia dengan kawasan itu di tengah tekanan Barat terkait masalah Ukraina.

Di ibu kota Kuba, Havana, Putin meletakkan karangan bunga di Lapangan Revolusi bersama Presiden Raul Castro, yang adalah adik dari Fidel. Setelah itu, Putin menggelar pertemuan tertutup selama satu jam dengan Fidel Castro.

Sebelum kunjungan Putin ini, Rusia sudah "memutihkan" utang Kuba sebesar 35 miilar dolar AS dan mengumumkan serangkaian inisiatif perdagangan dan perminyakan dengan negeri sekutunya itu. Dalam kunjungan yang menantang dominasi AS di halaman belakangnya sendiri itu, Putin mengatakan Rusia tertarik bekerja sama dengan Amerika Latin yang kuat, berekonomi stabil dan secara polik sangat independen. Putin menambahkan, Amerika Latin yang bersatu semakin menjadi pemain penting dalam munculnya dunia baru yang memiliki banyak kutub ini.

Selama kunjungan lima hari di Amerika Selatan ini, Putin dijadwalkan mengakhiri lawatannya sekaligus menghadiri KTT para pemimpin negara-negara perekonomian baru atau yang dikenal dengan nama BRICS, Brasil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan.

Upaya Putin mendekati Amerika Latin ini tak lepas dari dikeluarkannya Rusia dari pertemuan puncak negara-negara industri atau G8 baru-baru ini, terkait aneksasi Crimea. Selain mengunjungi Kuba, Presiden Putin juga akan melawat ke Argentina, di mana Presiden Cristina Kirchner menyamakan kasus Crimea dengan Kepulauan Falkland. Putin juga dijadwalkan akan menyaksikan  final Piala Dunia 2014 di Rio de Janeiro, Brasil, sebagai wakil negara tuan rumah Piala Dunia 2018. (kps/i)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru