Paris (SIB)- Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy pernah disadap dan direkam teleponnya ketika dia menawarkan bertemu Pangeran Albert dari Monaco untuk merancang penyuapan terhadap hakim Gilbert Azibert. Dalam rekaman telepon diungkap di harian Le Monde, Sarkozy terdengar sedang berbicara dengan pengacaranya, Thierry Herzog, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Senin (14/7).
Dalam percakapan telepon itu Sarkozy mengatakan dia akan mengatur Hakim Gilbert Azibert untuk mendapat pekerjaan bagus di Monaco sebagai imbalan telah memberikan informasi tentang satu dari enam kasus penyelidikan korupsi. "Telepon dia hari ini dan beritahu saya akan atur. Saya akan pergi ke Monaco untuk bertemu Pangeran," kata Sarkozy dalam percakapan telepon itu.
Pada 1 Juli lalu Sarkozy sudah sempat ditahan polisi untuk dimintai keterangan. Jika terbukti bersalah maka pria 59 tahun itu terancam hukuman sepuluh tahun penjara. Menanggapi perkembangan kasus ini, Sarkozy kemarin berkukuh mengatakan dia adalah korban dari jebakan dilakukan para hakim aliran sayap kiri untuk menghancurkan kariernya.
(dailymail/Mcom/ r)