Bamako (SIB)- Sebanyak 30 orang dinyatakan tewas dalam baku tembak di gurun pasir, di sebelah utara Mali. Baku tembak ini melibatkan militer mali dan militan pemberontak Tuareg. Padahal dalam beberapa hari ke depan, direncanakan adanya pembicaraan mengenai gencatan senjata antara kedua kubu. Kelompok militan yang terafiliasi dengan Al Qaeda ini telah menguasai Mali bagian utara sejak beberapa tahun lalu, sebelum akhirnya dipukul mundur oleh militer Perancis.
Militan Tuareg kini bersembunyi di pegunungan Sahara. Namun kelompok ini juga seringkali keluar menyerang pasukan PBB dan Mali. Seorang sumber di internal militer Mali, menyatakan 37 orang tewas dalam baku tembak yang mulai terjadi pada Jumat kemarin ini. Ketegangan terjadi wilayah yang berada di antara Gao dan Kidal.
Pihak militer Mali mengklaim mayoritas korban berasal dari kelompok separatis. Sebaliknya, pihak separatis menyebut sebagian besar korban tewas berasal dari tentara Mali. Kedua kubu juga saling tuding mengenai siapa yang lebih dulu melepaskan tembakan.
(dtc/ r)