Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Pesawat Militer Ukraina Jatuh Ditembak di Wilayah Rusia

- Rabu, 16 Juli 2014 11:21 WIB
315 view
 Pesawat Militer Ukraina Jatuh Ditembak di Wilayah Rusia
Kiev (SIB)- Pesawat militer Ukraina diyakini telah ditembak jatuh saat mengudara dan delapan awak yang ada di dalamnya menghilang. Ukraina meyakini pesawat miliknya tersebut ditembak jatuh dari wilayah Rusia. Otoritas Ukraina kini tengah mencari para awak pesawat militer yang hilang tersebut. Laporan terbaru menyebutkan, mereka sempat berkomunikasi dengan militer setempat. Namun tidak disebutkan lebih lanjut soal lokasi dan kondisi awak-awak pesawat tersebut. "Anggota kru pesawat AN-26... yang ditembak jatuh, telah berhasil melakukan kontak dengan staf jenderal," demikian pernyataan kantor presiden Ukraina dalam situsnya, seperti dilansir AFP, Selasa (15/7).

Menurut kantor presiden Ukraina, pesawat militer tersebut mengudara pada ketinggian yang sangat tinggi, sehingga sulit untuk terkena sistem rudal portabel yang digunakan kelompok pemberontak pro-Rusia yang ada di wilayah Ukraina timur. "Kemungkinan besar (datang) dari wilayah Federasi Rusia," sebut kantor presiden Ukraina.

Secara terpisah, juru bicara Dewan Pertahanan dan Keamanan Nasional Ukraina melaporkan, pesawat militer tersebut ditembak oleh rudal Greyhound surface-to-missile atau sebuah proyektil yang ditembakkan dari sebuah pesawat jet yang lepas landas dari wilayah Rusia.

Jurnalis AFP menemukan puing pesawat militer tersebut di sebuah lapangan yang ada di wilayah Lugansk yang dikuasai pemberontak, dekat dengan perbatasan Rusia. Warga setempat menyatakan, pesawat tersebut jatuh pada siang hari, dengan sejumlah parasut terlihat mengudara di langit.

Juru bicara militer Ukraina menyatakan telah berhasil menjalin komunikasi dengan dua awak pesawat tersebut, tanpa memberi penjelasan lebih lanjut. Namun jurnalis AFP melihat adanya jasad manusia di tengah-tengah puing pesawat tersebut.

Sementara itu, kelompok pemberontak pro-Rusia di Ukraina mengklaim bahwa mereka berhasil menembak jatuh pesawat militer tersebut. Kepada media Rusia, Interfax, pemberontak mengaku menyandera 4 awak pesawat dan tengah menginterogasi mereka.

Sementara Pemerintah Amerika Serikat menuding pemerintah Rusia memasok peralatan militer seperti tank dan peluncur roket ke para separatis pro-Rusia di Ukraina. Washington juga mengklaim Moskow mengerahkan pasukan ke wilayah perbatasan antara kedua negara bekas Uni Soviet itu.

"Sementara Rusia mengatakan pihaknya menginginkan perdamaian, namun tindakannya tidak sesuai dengan retorikanya. Kami tak punya bukti bahwa dukungan Rusia untuk separatis telah dihentikan," demikian pernyataan Departemen Luar Negeri (Deplu) AS.

"Pada kenyataannya, kami mendapati bahwa Rusia terus memasok mereka dengan senjata berat, peralatan militer lainnya dan pendanaan, dan terus membiarkan para militan masuk ke Ukraina secara bebas," demikian disampaikan.

"Informasi yang ada mengindikasikan Moskow baru-baru ini mengirimkan sejumlah tank era-Soviet dan artileri ke separatis dan bahwa pada akhir pekan lalu, beberapa kendaraan militer melintasi perbatasan," demikian disampaikan Deplu AS. (Detikcom/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru