Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

ISIS Kuasai Sepertiga Wilayah Suriah

* Bashar Angkat Wapres Baru Suriah
- Senin, 21 Juli 2014 11:06 WIB
374 view
ISIS Kuasai Sepertiga Wilayah Suriah
DAMASKUS (SIB)- Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kini menguasai 35 persen wilayah Suriah, termasuk hampir semua ladang minyak dan gas, setelah memperoleh serangkaian kemenangan. Demikian kata Organisasi Pemantau HAM Suriah, Sabtu (19/7).

Salah satu kemenangan terbaru ISIS adalah pendudukan ladang minyak terbesar Suriah di Deir el-Zour, Suriah timur, awal pekan lalu. Deir el-Zour berbatasan dengan provinsi Homs dan Irak, di mana ISIS juga menggelar serangan kilat yang mampu mencaplok sebagian besar wilayah utara dan barat Irak.

Sementara itu, ISIS menewaskan 270 orang pasukan Suriah, penjaga keamanan sipil dan pekerja di sebuah ladang minyak di provinsi Homs.

Organisasi Pemantau HAM Suriah menggambarkan direbutkan ladang minyak Shaar itu sebagai sebuah operasi militer anti-rezim Suriah terbesar yang digelar ISIS sejak kelompok ini muncul di tengah konflik Suriah setahun lalu.

Direktur Organisasi Pemantau HAM Suriah Rami Abdel Rahman mengatakan ke-270 orang itu tewas dalam baku tembak atau dieksekusi ISIS. "Sebagian besar dari mereka tewas dieksekusi setelah sempat ditahan menyusul jatuhnya ladang minyak itu ke tangan ISIS," kata Rami.

Rami menambahkan organisasinya mengecam kematikan 270 orang yang mempertahankan ladang minyak itu, apalagi sebagian besar dari mereka tewas akibat eksekusi. "Sebanyak 11 pekerja sipil tewas sedangkan sisanya adalah anggota keamanan sipil dan anggota pasukan Suriah," tambah Rami. Namun, lanjut Rami, pada Jumat pasukan pemerintah Suriah melakukan serangan balasan dan menewaskan 40 orang anggota ISIS.

Bashar Angkat Wapres Baru Suriah

Presiden Suriah Bashar al-Assad pada Sabtu (19/7) mengangkat Najah Attar sebagai Wakil Presiden baru, demikian laporan kantor berita resmi negeri itu, SANA. Najah Attar telah menjadi wakil presiden urusan kebudayaan sejak 2006 dan dekrit baru presiden telah mengangkat wanita pejabat tersebut sebagai wakil tunggal presiden.

Beberapa sumber seperti dikutip dari Xinhua mengatakan, pengangkatan Najah Attar sejalan dengan undang-undang dasar baru sebagai wakil Presiden Bashar selama masa jabatan tujuh-tahun ketiga, yang secara resmi dimulai pada 17 Juli.

Kantor berita Suriah tak memberikan perincian mengenai mantan wakil presiden Farouq Ash-Sharaa, yang telah mengabdi dalam Pemerintah Suriah sejak masa jabata Hafez al-Assad, ayah Presiden petahana Bashar al-Assad. Ash-Sharaa menjadi menteri luar negeri dari 1984 sampai 2006, ketika ia menjadi wakil presiden Suriah. (Al Arabiya/Ant/Xinhua/i)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru