Berlin (SIB)- Majalah Der Spiegel, menyebut Israel dan sekurangnya satu badan intelejen lainnya mendengarkan percakapan telepon tanpa pengamanan menteri luar negeri AS, John Kerry. Percakapan itu terjadi di tahun 2013, saat Kerry sedang berbicara tentang perdamaian dengan beberapa pemimpin negara Timur Tengah.
Seperti yang dilansir dari Reuters.com, Senin (4/8), majalah Jerman tersebut mengutip informasi itu dari beberapa kalangan intelijen yang menyebutkan percakapan tanpa pengamanan itu bisa terjadi bila Kerry sedang bepergian dan ingin melakukan sambungan telepon secara cepat sehingga hanya menggunakan telepon biasa. Percakapan dari telepon biasa ini tak memiliki pengaman seperti telepon di rumah Kerry di Georgetown, AS.
"Sejumlah percakapan via satelit sekurangnya didengarkan oleh 2 badan intelijen termasuk Israel," tulis majalah tersebut.
Der Spiegel juga menyebut selain Israel, Rusia dan Tiongkok juga mungkin mendengarkan percakapan dari telepon tanpa pengamanan yang dilakukan Kerry.
Dari mendengarkan percapan ini, disebut Israel jadi tahu persis apa yang dibicarakan Kerry.
Penyadapan ini bukan tak disadari Kerry, hanya saja disebutkan Kerry lebih peduli hasil pembicaraan telepon itu daripada kekawatiran dari penasehat keamanannya.
Terkait artikel ini, Der Siegel menyebut baik AS maupun Israel tak memberikan komentar.
(Rtr/dtc/i)