Havana (SIB)- Mantan pemimpin Kuba, Fidel Castro ikut mengomentari gempuran Israel di Gaza yang banyak menuai kritik. Fidel Castro menyebut Israel tengah melakukan bentuk baru fasisme yang menjijikkan. "Saya pikir, bentuk fasisme baru dan menjijikkan muncul dengan kekuatan besar pada saat ini, dalam sejarah manusia," tulis Fidel Castro dalam kolom surat kabar kabar setempat, Granma, seperti dilansir AFP, Rabu (6/8).
Kolom Fidel Castro tersebut diberi judul "Palestinian Holocaust in Gaza". Artikel kolom ini muncul di saat gencatan senjata selama 72 jam antara Israel dengan Hamas tengah berlangsung di Gaza. "Kenapa pemerintah negara ini (Israel) berpikir bahwa dunia akan tahan terhadap genosida mengerikan yang tengah dilakukan akhir-akhir ini, terhadap rakyat Palestina?" tanya Castro.
Castro juga menyebut AS tidak mampu mengendalikan kebrutalan Israel, yang merupakan sekutunya sendiri.
"Mungkin mereka berharap bahwa keterlibatan kerajaan Amerika Utara (AS) akan diabaikan dalam pembantaian massal yang tak tahu malu ini," imbuh mantan presiden yang kini berusia 87 tahun ini.
"Ada sejumlah fakta yang merefleksikan ketidakmampuan total dari Amerika Serikat dalam menghadapi persoalan dunia saat ini," sebut Castro yang menyerahkan kekuasaan kepada adiknya, Raul Castro pada tahun 2006 karena alasan kesehatan. Kuba memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel pada tahun 1973 setelah Perang Yom Kippur. Sejauh ini, sedikitnya 1.867 warga Palestina dan 67 warga Israel tewas dalam konflik Gaza.
(Detikcom/ r)