Kabul (SIB)- Identitas pelaku penembakan yang membuat perwira tinggi militer AS yakni Mayor Jenderal Harold Greene tewas diduga adalah seorang tentara yang juga militansi garis keras. Hal ini diungkapkan salah seorang pejabat Departemen Pertahanan Afghanistan.
Seperti dikutip dari Reuters, pelaku digambarkan sebagai sosok prajurit angkatan darat yang sudah menghabiskan waktu lama sebagai tentara. Hasil penyelidikan ini menepis dugaan kalau pelaku adalah teroris dari kalangan sipil. Motivasi penembakan yang dilakukan pelaku sejauh ini juga masih terus dalam penyelidikan. Pelaku sendiri juga tewas dalam aksi serangan ini.
"Apa yang memotivasi penembakan masih dalam penyelidikan, tapi penembak adalah seorang prajurit angkatan darat, bukan teroris dari luar pangkalan," kata pejabat tersebut seperti dikutip Reuters, Rabu (6/8). Adapun Greene adalah pejabat militer AS paling senior yang tewas dalam aksi di luar negeri sejak perang di Vietnam. Serangan yang menyebabkan Greene tewas ini terjadi saat dia mengunjungi pusat pelatihan Marshal Fahim National Defense University di Kabul,
Afghanistan.
Aksi serangan yang bisa membunuh jenderal bintang dua ini pun membuat spekulasi keraguan soal kemampuan tentara NATO yang akan melatih pasukan keamanan Afghanistan. Hal ini diperkirakan bakal merusak kepercayaan diri pasukan asing.
(Rtr/dtc/q)