Washington (SIB)- Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyerukan pembebasan tiga jurnalis Al-Jazeera yang dibui di Mesir. Ketiganya dihukum penjara atas dakwaan menjelek-jelekkan negara Mesir.
Dikatakan Obama, pemerintah AS mendukung hak-hak wartawan untuk menjalankan peran mereka sebagai unsur penting masyarakat sipil.
"Dalam masalah spesifik mengenai jurnalis-jurnalis Al-Jazeera, kami telah sangat jelas, baik secara publik dan khusus, bahwa mereka harus dibebaskan," ujar Obama dalam konferensi pers di Washington usai KTT AS-Afrika seperti dilansir AFP, Kamis (7/8). Tiga jurnalis Al-Jazeera divonis pada Juni lalu atas dakwaan membantu kelompok Ikhwanul Muslimin dan menyebarkan berita palsu, yang menggambarkan Mesir dalam keadaan "perang saudara."
Ketiganya adalah jurnalis Australia Peter Greste, jurnalis Mesir-Kanada, Mohamed Fadel Fahmy dan produser Mesir, Baher Mohamed. Greste dan Fahmy dijatuhi vonis penjara 7 tahun. Sementara Mohamed mendapat vonis penjara 10 tahun. Kasus ini telah menuai kemarahan internasional. "Iblis membimbing mereka untuk menggunakan jurnalisme dan mengarahkannya ke kegiatan-kegiatan terhadap negara ini," demikian pernyataan pengadilan.
(AFP/dtc/q)