Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

Ribuan Warga Israel Tuntut Hentikan Serangan ke Gaza

- Sabtu, 16 Agustus 2014 11:41 WIB
351 view
Ribuan Warga Israel Tuntut Hentikan Serangan ke Gaza
SIB/AFP/Foto/Gall Tibbon
Ribuan Warga Israel berunjukrasa di Tel Aviv, Kamis (14/8), meminta Pemerintah dan Militer buerhenti menembakkan roket ke jalur gaza untuk selama lamanya.
Tel Aviv (SIB)- Sekitar 10 ribu warga Israel menggelar unjuk rasa di jalanan kota Tel Aviv. Mereka menyerukan pemerintah dan militer Israel untuk segera mengakhiri serangan roket dari Gaza. Unjuk rasa ini merupakan yang pertama kali digelar di Israel, semenjak negara Yahudi ini melancarkan gempuran terhadap Hamas di Gaza pada 8 Juli lalu. Demikian seperti dilansir AFP, Jumat (15/8). Menurut penyelenggara, unjuk rasa ini menyatukan rakyat Israel yang kadang terbagi menjadi sayap kiri dan sayap kanan, serta komunitas Yahudi yang religius dan sekuler.

Walikota Sderot, Israel bagian selatan, Alon Davidi menyerukan harus adanya solusi, baik secara politik maupun militer, bagi hal yang disebutnya sebagai serangan roket selama 14 tahun terakhir. Serangan roket yang dimaksud berasal dari Gaza.

"Saya sangat yakin pada pemerintah dan militer, tapi pada saat yang sama, saya meminta sebagai seorang wali kota Sderot bahwa mereka harus mengakhiri situasi ini untuk selamanya," tutur Davidi. "Selesaikan tugas ini! Ini prinsip universal. Kami ingin hidup dalam damai," imbuhnya.

Kepolisian setempat menyebut, ada sekitar 10 ribu orang yang ikut serta dalam unjuk rasa yang digelar di alun-alun Rabin, Tel Aviv pada Kamis (14/8) tengah malam waktu setempat tersebut. Demonstran juga melambai-lambaikan bendera Israel dan memegang spanduk bertuliskan seruan perdamaian dengan Palestina. Sedangkan yang lain bertuliskan: "Duduki Gaza sekarang!"

"Kami semua datang ke sini, untuk mengirimkan pesan bahwa serangan roket ke wilayah selatan tidak hanya menjadi masalah bagi wilayah selatan tapi juga masalah bagi seluruh negara," sebut kepala dewan regional Eshkol, Haim Yelin.

Lebih lanjut, Yelin berterima kasih kepada militer Israel karena telah melancarkan serangan terhadap Hamas di Gaza. "Saya harap mereka bisa mengubah kemenangan militer menjadi sebuah kemenangan politik yang akan membawa ketenangan ke seluruh negeri," tandasnya.

Menurut militer Israel, militan Palestina yang ada di Gaza telah meluncurkan lebih dari 3.500 roket sejak 8 Juli lalu. Lebih dari 2.790 roket jatuh ke wilayah Israel dan sekitar 600 roket lainnya berhasil ditembak jatuh. Serangan roket dari Gaza telah merenggut dua nyawa warga Israel dan seorang pekerja agrikultural asal Thailand. Kemudian juga 64 tentara Israel. Sementara itu, sedikitnya 1.962 warga Palestina tewas dalam gempuran Israel di Gaza. Sebagian besar korban tewas di Gaza merupakan warga sipil.

Sementara itu Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah menangkap enam orang anggota Hamas di Kota Yudea dan Samaria. Penangkapan ini berlangsung di tengah upaya Israel meningkatkan keamanan di wilayahnya. Empat dari mereka ditangkap di Deir Istiya dan yang lainnya di Beit Ummar.

Selain itu, pasukan khusus Israel juga berhasil menangkap anggota Hamas lainnya di kamp pengungsi di Aida. Saat penangkapan terjadi, salah satu anggota Hamas berupaya kabur, sehingga menyebabkan pasukan IDF melepaskan tembakan. Saat ini pria tersebut dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Usai ditangkap keenam orang tersebut segera di interogasi oleh IDF. Menurut laporan meningkatnya penangkapan di Yudea dan Samaria mulai meningkat selama seminggu terakhir.

Sebelumnya, pasukan IDF pada Selasa 12 Agustus 2014 berhasil menangkap seorang anggota Hamas di Kafr Samoa. Penangkapan ini dilakukan usai diketahui anggota Hamas itu merencanakan penyerangan terhadap pasukan IDF dan warga sipil Israel.

Penangkapan warga Palestina kerap dilakukan oleh pasukan IDF meski di tengah situasi gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Hal ini juga yang menyebabkan Hamas membuat tuntutan dalam dialog yang di adakan di Mesir. Dalam tuntutannya Hamas meminta agar Israel segera membebaskan warga Palestina yang selama ini mereka tahan. (Detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru