Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Efek Sidang Pemakzulan, Trump Minta Pejabat Pentagon Mundur

Redaksi - Jumat, 21 Februari 2020 20:24 WIB
94 view
Efek Sidang Pemakzulan, Trump Minta Pejabat Pentagon Mundur
dunia.tempo.co
Presiden Amerika Serikat Donald Trump belum berhenti bersih-bersih jajaran administrasinya usai sidang pemakzulannya berakhir. 
Washington (SIB)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump belum berhenti bersih-bersih jajaran administrasinya usai sidang pemakzulannya berakhir. Kali ini, ia meminta pejabat senior Pentagon, John Rood, mengundurkan diri. Rood sendiri adalah salah satu figur yang mempertanyakan keputusan Trump menahan bantuan militer ke Ukraina tahun lalu.

"Sejauh yang saya ketahui dari Menteri Pertahanan Mark Esper, anda meminta saya untuk mengundurkan diri. Pejabat administrasi senior ditunjuk serta dipilih atas kemauan Presiden. Dengan ini, saya mengajukan pengunduran diri efektif per 28 Februari 2020," tulis Rood dalam surat pengunduran dirinya sebagaimana dikutip dari CNN, Kamis (20/2).

Sebagaimana diketahui, Trump sempat hendak dimakzulkan karena keputusannya menahan bantuan militer ke Ukraina. Diduga, Trump melakukan hal tersebut untuk memaksa pemerintah Ukraina memata-matai dan menginvestigasi Joe Biden atas aktivitasnya di perusahaan gas Burisma. Trump disebut-sebut yakin betul Biden telah melakukan tindak pidana korupsi, walau tak diikuti bukti permulaan yang kuat.

John Rood adalah salah satu pejabat senior Pentagon yang mempermasalahkan keputusan Trump tersebut. Rood, yang berhubungan langsung dengan Ukraina untuk memutuskan apakah mereka layak menerima bantuan, merasa Trump telah melakukan kesalahan. Bagi Rood, menahan bantuan militer ke Ukraina akan memperlemah pengaruh Amerika di Eropa Timur, terutama dalam kompetisi dengan Rusia.

Trump, usai sidang pemakzulan, menegaskan bahwa dia akan menyingkirkan orang-orang yang berseberangan dengannya. Rood adalah salah satu yang berseberangan sehingga banyak yang menduga ia diminta mundur karena protes yang ia layangkan.

Salah satu penasihat Trump menyatakan bahwa aksi bersih-bersih Trump memang diperlukan. Di sisi lain, untuk mengirim pesan bahwa Trump tidak menolerir mereka yang berseberangan dengannya. Sementara itu, Trump, via twitter, mengucapkan terima kasih atas jasa Rood ke Amerika selama ini. Namun, ia tidak lupa mengirimkan tautan artikel di mana Rood diragukan bisa membawa agenda politik Trump. "Saya mengharapkan yang terbaik untuknya di masa depan," ujar Trump. (T/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru