Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Iran Laporkan Kematian Pertama Akibat Virus Corona

Redaksi - Jumat, 21 Februari 2020 20:27 WIB
144 view
Iran Laporkan Kematian Pertama Akibat Virus Corona
internasional.sindonews.com
Ilustrasi
Teheran (SIB)
Sebanyak dua orang di Iran yang dinyatakan positif terjangkit virus corona meninggal dunia. Kementerian Kesehatan Iran menyatakan kasus itu menjadi kasus pertama virus corona di negara tersebut. Dilansir dari AFP yang mengutip kantor berita YJC, Kamis (20/2), dua orang yang tewas adalah warga negara Iran dan penduduk kota suci Qom, sebelah selatan ibu kota Iran. Kematian keduanya merupakan kasus kematian pertama akibat COVID-19 (virus corona) di Timur Tengah.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Kianoush Jahanpour, mengatakan virus itu terdeteksi pada dua orang berusia lanjut yang memiliki masalah kekebalan tubuh. Keduanya meninggal setelah menjalani perawatan intensif. Uni Emirat Arab menjadi negara pertama yang melaporkan kasus virus corona di Timur Tengah bulan lalu. Mesir juga telah melaporkan sejumlah kasus virus corona di negaranya.

Otoritas Korea Selatan (Korsel) juga melaporkan kematian pertama akibat wabah virus corona di wilayahnya. Satu pasien yang positif terinfeksi virus corona dan dirawat di kota Cheongdo dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (20/2) pagi waktu setempat. Pasien yang tidak disebut identitas dan usianya ini, disebut tengah menjalani perawatan medis di sebuah rumah sakit di kota Cheongdo. Menurut otoritas kesehatan Korsel, satu pasien ini dinyatakan meninggal pada Kamis (20/2) pagi.

Otoritas kesehatan setempat menyebut pasien ini meninggal dunia akibat pneumonia. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korsel belum memberikan pernyataan detail terkait meninggalnya satu pasien virus corona ini. Kematian pertama akibat virus corona ini disampaikan setelah otoritas Korsel mengumumkan adanya 53 kasus baru dalam sehari di wilayahnya. Dengan demikian, sejauh ini total 104 kasus virus corona yang terkonfirmasi di wilayah Korsel.

Menteri kesehatan negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk atau Gulf Cooperation Council (GCC) menggelar pertemuan darurat di Riyadh, Arab Saudi, membahas tentang wabah virus corona atau Covid-19.

Dalam pertemuan itu GCC meninjau situasi terkini di masing-masing negara anggota, termasuk prosedur yang diikuti. Statistik yang berkaitan dengan wabah dan rencana kontingensi serta kesiapsiagaan turut dibicarakan.

Para menteri menegaskan bahwa semua tindakan pencegahan masuknya virus telah diambil, termasuk pengawasan di penyeberangan perbatasan. Hal itu sejalan dengan Peraturan Kesehatan Internasional (2005) yang disetujui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Mereka mengamanatkan komite yang relevan bekerja untuk menindaklanjuti semua perkembangan terkait wabah Covid-19. Pertukaran informasi pun harus dilakukan. (Detikcom/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru