Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 05 September 2026

Jika Virus Corona Infeksi Korea Utara, Kim Jong Un Ancam Bakal Ada "Konsekuensi Serius"

Redaksi - Minggu, 01 Maret 2020 19:44 WIB
303 view
Jika Virus Corona Infeksi Korea Utara, Kim Jong Un Ancam Bakal Ada "Konsekuensi Serius"
AFP
Korea Utara telah melarang kunjungan turis, menunda penerbangan dan perjalanan kereta api internasional serta mengarantina ratusan orang asing untuk mencegah penyebaran virus corona.
Pyongyang (SIB)
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memperingatkan pejabat tingginya bakal ada "konsekuensi serius" jika virus corona sudah menginfeksi negaranya. Pernyataan itu disampaikan Kim dalam pertemuan Partai Buruh Korea, demikian laporan yang disampaikan kantor berita Korut (KCNA). Dalam pertemuan itu, Kim Jong Un menekankan, pencegahan virus corona adalah "masalah krusial dalam negeri" yang membutuhkan kedisiplinan tinggi. "Jika sampai virus itu masuk dan menjangkiti Korea Utara secara tidak terkendali, bakal ada konsekuensi serius," jelas Kim, dikutip dari AFP, Sabtu (29/2).

Dua petinggi senior, wakil ketua partai Ri Man Gun dan Pak Thae Dok, dipecat dan unit partainya dibubarkan karena terindikasi korupsi. Dalam laporan yang beredar, mereka terindikasi terlibat penyuapan yang berkaitan dengan upaya untuk memerangi epidemik tersebut. Kim menyatakan, dirinya tidak ingin sampai ada laporan warganya terinfeksi virus, dan memerintahkan jajarannya menutup segala peluang bagi penyakit itu masuk.

Pyongyang hingga saat ini masih belum melaporkan satu pun kasus virus yang sudah membunuh lebih dari 2.800 orang dan menginfeksi 84.000 lainnya. Segala kebijakan diterapkan untuk menangkal Covid-19, nama resmi penyakitnya, di antaranya melarang turis asing hingga meliburkan tahun ajaran baru sekolah. Pemerintah memasang pengeras suara yang selalu mengumandangkan bagaimana hidup secara higienis, di mana media pemerintah meminta "kepatuhan absolut" dari warganya.

Para diplomat negara sahabat menuturkan, kebijakan tersebut "sangat tak terduga", setelah mereka dikunci di dalam kediaman resmi masing-masing. Negara tetangganya, Korea Selatan, berjibaku dengan penyebaran virus corona yang sampai saat ini sudah menjangkiti lebih dari 2.900 orang. Duta Besar Jerman menyerukan agar Dewan Keamanan PBB bisa mempertimbangkan upaya melunakkan sanksi demi pertimbangan kemanusiaan.

Dubes Christoph Heusgen mengatakan, dengan pengurangan sanksi tersebut, maka ekspor perlengkapan untuk membantu Korea Utara bisa dilaksanakan. "Namun, masalahnya saat ini adalah Korut menutup perbatasannya," jelas Heusgen seusai menggelar pertemuan tertutup Dewan Keamanan PBB, Kamis (27/2). Heusgen menyatakan bahwa Dewan Keamanan PBB meminta agar Pyongyang bisa mengizinkan perlengkapan medis untuk dikirim supaya rakyatnya terlindungi. (AFP/kps/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru