Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 08 September 2026

Virus Corona Tewaskan 66 Orang di Iran, Ter masuk Anggota Penasihat Khamenei

Redaksi - Selasa, 03 Maret 2020 20:07 WIB
270 view
Virus Corona Tewaskan 66 Orang di Iran, Ter masuk Anggota Penasihat Khamenei
news.detik.com
Warga Iran memakai masker saat beraktivitas di tengah wabah virus corona
Teheran (SIB)
Otoritas Iran melaporkan 12 kematian baru akibat virus corona di wilayahnya, yang salah satunya merupakan seorang anggota dewan penasihat pemimpin tertinggi Iran. Jumlah kasus virus corona di negara itu melonjak jadi 1.501 kasus sejauh ini. Seperti dilansir AFP dan Associated Press, Senin (2/3), Wakil Menteri Kesehatan Iran, Alireza Raisi, dalam konferensi pers terbaru mengonfirmasi total 66 orang meninggal dunia akibat virus corona. Raisi mengumumkan ada 12 kematian baru pada Senin (2/3) waktu setempat.

Dia juga menyebut adanya 523 tambahan kasus dari sehari sebelumnya, sehingga menjadikan total kasus virus corona di Iran mencapai 1.501 kasus. Laporan radio nasional Iran seperti dikutip Associated Press menyebut salah satu korban meninggal merupakan seorang anggota Dewan Kebijaksanaan (Expediency Council) bernama Mohammad Mirmohammadi.

Dia meninggal saat dirawat akibat virus corona di sebuah rumah sakit di Teheran pada Senin (2/3) waktu setempat. Mirmohammadi yang berusia 71 tahun menjadi pejabat tinggi pertama yang meninggal akibat virus corona. Dewan Kebijaksanaan diketahui bertugas memberi saran pada pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dan menyelesaikan pertikaian antara Khamenei dengan parlemen Iran.

Meninggalnya Mirmohammadi terjadi saat beberapa pejabat tinggi Iran terinfeksi virus yang berasal dari Wuhan, China. Di antaranya adalah Wakil Presiden Iran, Masoumeh Ebtekar dan Kepala Satuan Tugas Pemerintah dalam menghadapi virus corona, Iraj Harirchi, yang sempat meremehkan virus corona sebelum dia terinfeksi. Kasus virus corona di Iran mengalami lonjakan tajam dalam beberapa hari dan tercatat memiliki korban meninggal tertinggi setelah China, yang menjadi pusat wabah ini.

Di kawasan Timur Tengah, lebih 1.150 kasus virus corona telah terkonfirmasi dengan sebagian besar diketahui terkait dengan kasus-kasus di Iran. Para pakar menyatakan kekhawatiran terhadap presentasi angka kematian akibat virus corona di Iran yang mencapai sekitar 5,5 persen yang diketahui lebih tinggi dari negara-negara lainnya. Angka tersebut disinyalir menunjukkan bahwa kasus virus corona di Iran mungkin lebih tinggi dari jumlah yang dilaporkan saat ini.

3.000 Orang Lebih Meninggal
Sementara itu, lebih dari 3.000 orang meninggal dunia akibat virus corona secara global. Nyaris 89 ribu orang positif terinfeksi virus bernama resmi Covid-19 di sedikitnya 68 negara/wilayah termasuk Indonesia. Seperti dilansir CNN dan Channel News Asia, Senin (2/3), jumlah total korban meninggal akibat virus corona sejauh ini dilaporkan mencapai 3.043 orang.

Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) melaporkan sedikitnya 42 kematian baru akibat virus corona, dengan semuanya ada di Provinsi Hubei yang merupakan pusat wabah virus corona. Secara total, menurut NHC, sudah 2.912 orang meninggal akibat virus corona di wilayah China daratan. Sementara itu, jumlah korban meninggal di luar China daratan mencapai 131 orang hingga Senin (2/3) waktu setempat.

Jumlah itu terdiri atas 54 orang meninggal di Iran, 34 orang meninggal di Italia, 22 orang meninggal di Korea Selatan (Korsel), 11 orang meninggal di Jepang, kemudian masing-masing dua orang meninggal di Hong Kong, Prancis dan Amerika Serikat (AS) dan masing-masing satu orang meninggal di Filipina, Taiwan, Australia, dan Thailand. Sejauh ini, sedikitnya 3.043 orang meninggal dunia akibat virus corona secara global. Untuk jumlah total kasus virus corona secara global, saat ini dilaporkan mencapai 88.938 kasus yang tersebar di sedikitnya 68 negara atau wilayah.

NHC dalam laporan terbaru pada Senin (2/3) waktu setempat, menyebut adanya 202 kasus baru, dengan 196 kasus di antaranya ada di Provinsi Hubei. Total kasus virus corona di wilayah China daratan sejauh ini mencapai 80.026 kasus. Jumlah kasus virus corona di luar China daratan sejauh ini mencapai 8.912 kasus. Dengan kasus terbanyak ada di Korsel yang sejauh ini mencapai 4.212 kasus, kemudian Italia dengan 1.694 kasus dan Iran dengan 978 kasus.

Secara terpisah, Jepang melaporkan total 948 kasus virus corona, dengan 706 kasus di antaranya berasal dari sebuah kapal pesiar Diamond Princess. Pada Senin (2/3) waktu setempat, Indonesia baru saja mengonfirmasi dua kasus virus corona di wilayahnya. Dalam laporannya, NHC juga menyebut 2.837 pasien virus corona dipulangkan dari rumah sakit sepanjang Minggu (1/3) waktu setempat. Sejauh ini, menurut NHC, total 44.462 pasien dipulangkan dari rumah sakit setempat dinyatakan sembuh dari virus corona di wilayah China daratan. (CNN/CNA/AFP/dtc/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru