Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

Kepala HAM PBB Kecam Kelumpuhan Internasional Atas Konflik Suriah

* 12 Ribu Jihadis Asing Datang ke Suriah
- Sabtu, 23 Agustus 2014 12:09 WIB
194 view
Kepala HAM PBB Kecam Kelumpuhan Internasional Atas Konflik Suriah
Washington (SIB)- Konflik Suriah tiada berkesudahan. Lebih dari 191 ribu nyawa telah melayang selama konflik berkepanjangan itu. Kepala HAM PBB Navi Pillay pun mengecam "kelumpuhan internasional" atas konflik yang telah berlangsung lebih dari 3 tahun itu.

Pillay mengatakan, korban jiwa mencapai 191.369 orang yang tercatat antara Maret 2011 sejak pergolakan pecah hingga April tahun ini. Namun dikatakan Pillay, angka tersebut kemungkinan berada di bawah angka sebenarnya.

Pillay pun menyesalkan kurangnya perhatian dunia internasional atas konflik di Suriah. "Saya sangat menyesalkan bahwa, mengingat terjadinya begitu banyak konflik bersenjata lainnya dalam periode destabilisasi global ini, pertempuran di Suriah dan dampak mengerikannya bagi jutaan warga sipil telah luput dari radar internasional," tutur Pillay seperti dilansir AFP, Jumat (22/8).

"Para pembunuh, penghancur dan penyiksa di Suriah telah diberdayakan dan menjadi berani dengan kelumpuhan internasional," cetusnya. Menurut Pillay, kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan diyakini telah terjadi berulang-ulang di Suriah dan Dewan Keamanan PBB gagal membawa kasus Suriah ke Mahkamah Kejahatan Internasional, ICC.

Konflik Suriah pecah pada Maret 2011 lalu ketika pasukan keamanan melakukan kekerasan terhadap para demonstran antipemerintah. Dari situ muncullah perlawanan terhadap rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad yang terus memakan korban jiwa.

12 Ribu Jihadis Asing
Belasan ribu pejuang asing diyakini telah pergi ke Suriah sejak konflik pecah di negeri itu pada Maret 2011. Menurut Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, sekitar 12 ribu jihadis asing dari 50 negara, termasuk Amerika telah ikut bertempur bersama para pemberontak antipemerintah Suriah.

Seorang pejabat AS mengatakan, lebih dari 100 warga AS telah pergi atau mencoba pergi ke Suriah untuk melawan pemerintah Suriah.

Mereka bergabung dengan kelompok-kelompok radikal termasuk ISIS atau Daulah Islamiyah, yang memerangi rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad, dan kini telah masuk ke wilayah Irak.

"Kami pikir ada sekitar 12.000 pejuang dari setidaknya 50 negara di Suriah -- para pejuang asing, termasuk sejumlah kecil warga Amerika -- yang telah pergi ke Suriah sejak awal konflik," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Marie Harf seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (22/8). "Mereka mungkin tidak semuanya masih berada di sana," imbuhnya.

Sebelumnya, pemerintah AS secara terbuka menyebutkan, para pejuang Barat di Suriah mendatangkan resiko yang sangat berbahaya, khususnya ketika mereka kembali ke negara asal mereka.

Pada akhir September mendatang, Presiden AS Barack Obama dijadwalkan menjadi tuan rumah KTT Dewan Keamanan yang akan diikuti para kepala negara lainnya. Pertemuan itu akan fokus membahas ancaman yang ditimbulkan para jihadis asing di Suriah dan Irak. (AFP/dtc/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru