Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

Menteri India Sebut Pemerkosaan Insiden Kecil

- Sabtu, 23 Agustus 2014 12:11 WIB
209 view
Menteri India Sebut Pemerkosaan Insiden Kecil
New Delhi (SIB)- Seorang menteri India menuai kemarahan atas komentarnya yang menyebut pemerkosaan sebagai insiden kecil. Terlebih bagi ayah korban, kata-kata sang menteri dianggap telah "membuka kembali luka".

Menteri Keuangan Arun Jaitley mengatakan dalam konferensi pariwisata kemarin, Kamis (21/8), bahwa "satu insiden kecil pemerkosaan di New Delhi, yang diiklankan di seluruh dunia, cukup untuk membuat kita kehilangan jutaan dolar terkait menurunnya turisme."

Meski tidak menyebut secara detail, namun komentar Jaitley tersebut mengacu ke pemerkosaan brutal yang dialami seorang mahasiswi berumur 23 tahun, yang terjadi di atas sebuah bus yang melaju di New Delhi pada Desember 2012 lalu. Korban akhirnya tewas setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit akibat luka-luka parah yang dialaminya dalam pemerkosaan itu.

Seperti diberitakan AFP, Jumat (22/8), komentar menteri senior India itu pun memicu kemarahan keluarga korban. "Apapun yang telah dia katakan itu sangat keliru. Saya tak bisa mengungkapkan dengan kata-kata bagaimana itu telah melukai kami," cetus ayah korban, yang karena alasan hukum tak bisa disebut namanya. "Dia bicara soal kerugian keuangan. Bagaimana dengan kehilangan tak terganti yang telah kami alami? Apakah dia tahu apa yang harus dilalui keluarga korban pemerkosaan setiap hari?" cetus pria tersebut.

Komentar Jaitley ini juga menuai kecaman dari para aktivis. "Tak ada pemerkosaan yang kecil, setiap pemerkosaan adalah memalukan karena itu melanggar hak-hak wanita, bukan karena itu mempengaruhi pariwisata," ujar aktivis HAM wanita, Kavita Krishnan. (AFP/dtc/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru