Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

2 Warga Tewas, PM Pakistan Tolak Lengser

- Senin, 01 September 2014 15:05 WIB
185 view
2 Warga Tewas, PM Pakistan Tolak Lengser
ISLAMABAD (SIB)- Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif menolak tunduk terhadap tuntutan kelompok anti-pemerintah. Sharif bersikeras akan tetap memimpin Pakistan. Massa pimpinan mantan atlet Imran Khan dan ulama Tahir Ul Qadri tersebut berupaya merangsek masuk ke dalam gedung parlemen di Islamabad. Namun upaya mereka berhasil dihalau oleh pihak kepolisian.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua orang dilaporkan tewas dalam kerusuhan antara massa anti-pemerintah dengan pihak kepolisian. Pemerintah Pakistan pun membantah bahwa mereka sengaja menyerang para demonstrans, mereka justru menyebut kelompok pendemo yang melakukan bersikap keras terlebih dahulu.
Setelah gagal melakukan negosiasi untuk mengakhiri aksi protes, PM Sharif meminta militer untuk membantu mengakhiri krisis. Dirinya pun bersikeras tidak akan mundur.

Menanggapi penggunaan kekerasan dalam mengatasi pendemo, Menteri Pertahanan Pakisatan Khwaja Asif mengatakan, prosedur ini biasa dilakukan terutama dengan menggunakan gas airmata. "Gas airmata biasa digunakan dalam upaya membubarkan protes di seluruh dunia. Hal itu merupakan alternatif daripada menggunakan kekerasan," ujar Asif, seperti dikutip CNN, Minggu (31/8). "Situasi yang terjadi menunjukkan di mana sebuah tindakan keras harus dilakukan untuk mencegah kejatuhan pemerintah," lanjutnya.

Imran Khan terus mendesak agar Nawaz Sharif mundur karena dianggap melakukan kecurangan pemilu dan melakukan korupsi. Namun bagi Sharif permintaan Khan tersebut adalah sebuah tindakan inkonstitusional. (CNN/okz/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru