Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 02 November 2026

Debat Lanjutan Trump Vs Biden Masih Belum Pasti

Redaksi - Sabtu, 10 Oktober 2020 11:13 WIB
184 view
Debat Lanjutan Trump Vs Biden Masih Belum Pasti
AFP
Donald Trump dan Joe Biden
Washington DC (SIB)
Debat lanjutan antara calon presiden petahana Donald Trump melawan pesaingnya dari Demokrat, Joe Biden berada dalam ketidakpastian, demikian seperti dilansir Associated Press (AP), Jumat (9/10). Kedua kubu saling menawarkan opsi model debat setelah Presiden Donald Trump terinfeksi virus corona.

Ketua Komisi Debat Presiden nonpartisan mengatakan kepada AP bahwa debat terakhir yang dijadwalkan 22 Oktober, masih dijadwalkan untuk dilanjutkan dengan kehadiran kedua kandidat sesuai rencana.

Tapi debat Kamis depan sepertinya akan ditiadakan, setelah tim kampanye Trump keberatan dengan perubahan format. Trump yang ingin kembali ke jalur kampanye meskipun ada ketidakpastian tentang kesehatannya, mengatakan dia tidak akan berpartisipasi jika debat itu tidak dilakukan secara langsung. Kampanye Biden kemudian menyarankan agar acara itu ditunda seminggu sampai 22 Oktober, saat debat ketiga dan terakhir sudah dijadwalkan.

Namun kemudian, pihak Trump membalas lagi bahwa mereka setuju debat akan diselenggarakan pada 22 Oktober mendatang dengan catatan dilakukan secara langsung. Mereka juga meminta agar debat ketiga ditambahkan pada 29 Oktober, tepat sebelum pemilihan. Akan tetapi, permintaan itu tidak disepakati oleh penasihat kampanye Biden. Khususnya, karena Trump sendiri masih belum dapat dipastikan apakah dia bebas dari virus corona atau tidak.

Sejak dipulangkan dari rumah sakit pada Kamis kemarin, Dr Sean Conley yang merawat dan memantau kesehatan presiden Trump mengatakan terapi pengobatan pria 74 tahun itu sudah selesai dan Trump bisa melanjutkan kampanyenya pekan ini. "Oleh karena tidak adanya alasan medis kenapa Komisi Debat Presidensial harus mengganti format debat menjadi virtual, menundanya atau bahkan mengubah dengan cara apapun," ungkap manajer kampanye Trump, Bill Stepien.

Namun, ketua komisi debat, Frank Fahrenkopf mengatakan pada Kamis malam bahwa keputusan mereka untuk mengadakan debat secara virtual, dipandu oleh penasihat medisnya di Klinik Cleveland tidak akan dibatalkan. Komisi mengatakan mereka akan tetap melindungi kesehatan dan keselamatan semua yang terlibat, termasuk rakyat yang diundang untuk mengajukan pertanyaan kepada para kandidat.

Dalam wawancara dengan pembawa berita Maria Bartiromo dari Fox Business, tidak lama setelah pengumuman komisi, Trump bersikeras bahwa dia dalam kondisi "sangat baik" dan menyebut gagasan debat virtual sebagai "lelucon". “Saya tidak akan melakukan debat virtual,” kata Trump. Stepien mengatakan Trump akan menggelar rapat umum daripada debat Kamis depan, meskipun belum jelas apakah dia cukup sehat untuk melakukan itu. (AP/kps/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru