Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 01 November 2026

Program Pangan Dunia (WFP) Raih Nobel Perdamaian 2020

Redaksi - Sabtu, 10 Oktober 2020 11:18 WIB
254 view
Program Pangan Dunia (WFP) Raih Nobel Perdamaian 2020
AP Photo/Robert Bumstead, File
Ilustrasi
Oslo (SIB)
Program Pangan Dunia (WFP), badan pangan milik Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) meraih Nobel Perdamaian 2020. WFP meraih penghargaan bergengsi tersebut atas upayanya memerangi kelaparan dan kerawanan pangan di seluruh dunia.

Seperti dilansir Associated Press, Jumat (9/10), pengumuman peraih Nobel Perdamaian 2020 ini disampaikan Ketua Komisi Nobel, Berit Reiss-Andersen, di Oslo, Norwegia, pada Jumat (9/10) waktu setempat.

Dalam pernyataannya, Komisi Nobel menyatakan bahwa pandemi virus corona (Covid-19) telah memperburuk kondisi kelaparan yang dihadapi jutaan orang di seluruh dunia. Diserukan juga agar pemerintah berbagai negara memastikan bahwa WFP dan organisasi kemanusiaan lainnya menerima dukungan finansial yang diperlukan untuk membantu mereka yang kelaparan.

"Dengan penghargaan tahun ini, (Komisi Nobel) berharap untuk mengalihkan pandangan dunia kepada jutaan orang yang menderita dari atau menghadapi ancaman kelaparan. "Program Pangan Dunia memainkan peran penting dalam kerja sama multilateral dalam menjadikan ketahanan panganan sebagai instrumen perdamaian dan untuk memajukan persaudaraan negara-negara yang disebutkan dalam surat wasiat Alfred Nobel," kata Reiss-Andersen.

Untuk tahun ini, sedikitnya ada 211 individu dan 107 organisasi yang dinominasikan menjadi peraih Nobel Perdamaian. Komisi Nobel Norwegia menjaga kerahasiaan mutlak soal siapa yang berkesempatan meraih penghargaan paling bergengsi di dunia ini.

Nobel Perdamaian diberikan beserta hadiah uang tunai sebesar 10 juta Krona (Rp 16,5 miliar) dan medali emas yang akan diserahkan dalam seremoni di Oslo pada 10 Desember mendatang -- peringatan kematian Alfred Nobel. Seremoni tahun ini akan digelar secara low-profile karena pandemi corona. (AP/dtc/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru