Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 02 November 2026

Sejarah Orang Kulit Hitam Pemimpin Paman Sam: Dulu Obama Kini Kamala

Redaksi - Selasa, 10 November 2020 14:05 WIB
443 view
Sejarah Orang Kulit Hitam Pemimpin Paman Sam: Dulu Obama Kini Kamala
Foto Dok
Kamala Harris
Jakarta (SIB)
Orang kulit hitam terus mencatat sejarah dalam struktur kepemimpinan negeri Paman Sam. Pertama, mantan presiden AS Barack Obama, dan kini Kamala Harris menambah daftar orang kulit hitam pemimpin Amerika Serikat.

Barack Obama terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat pada Pilpres 2008. Obama dilantik pada 20 Januari 2009 dan resmi menjadi presiden ke-44 Amerika Serikat. Obama menjadi orang kulit hitam pertama yang memimpin AS.

Obama menjabat sebagai Presiden AS selama dua periode. Pada periode pertama 2008-2012, Obama yang berasal dari Partai Demokrat kala itu berhasil mengalahkan lawannya John McCain.

Kemudian, pada periode kedua 2012-2016, Obama kembali menang dan mengalahkan penantangnya, Mitt Romney. Obama pun mencetak sejarah karena menjadi capres kedua dari Partai Demokrat yang berhasil memenangi periode jabatan kedua sejak Perang Dunia II. Yang pertama adalah mantan presiden Bill Clinton yang pernah memegang jabatan selama dua periode.

Kini, Kamala Harris menambah daftar catatan orang kulit hitam menjadi pemimpin AS. Harris terpilih sebagai wakil presiden mendampingi Joe Biden dalam Pilpres AS 2020, dan mengalahkan pasangan Donald Trump dan Mike Pence.

Harris merupakan perempuan kulit hitam pertama yang terpilih menjadi Wakil Presiden Amerika Serikat. Namun, Harris meyakini kalau dia bukanlah perempuan terakhir yang menduduki posisi tersebut.

"Meskipun saya mungkin wanita pertama di kantor ini, saya tidak akan menjadi yang terakhir. Karena setiap gadis kecil yang menonton malam ini melihat bahwa ini adalah negara yang penuh peluang dan bagi anak-anak terlepas dari jenis kelamin Anda, negara kami telah mengirimkan pesan yang jelas: Bermimpilah dengan ambisi, pimpin dengan keyakinan," kata Harris dalam pidatonya, Minggu (8/11).

Harris akan memberikan kebebasan serta keadilan bagi wanita dari ras apapun. Dia menilai perempuan sudah banyak berjuang dan berkorban.

"Jadi saya memikirkan tentang dia dan tentang generasi wanita, wanita kulit hitam, Asia, kulit putih, latina, wanita asli Amerika, yang di seluruh negara kita, sejarah telah membuka jalan untuk saat ini, malam ini," ujar Harris.

"Perempuan yang berjuang dan berkorban begitu banyak demi kesetaraan dan kebebasan serta keadilan bagi semua, termasuk perempuan kulit hitam yang seringkali terlalu sering diabaikan namun begitu sering membuktikan bahwa merekalah tulang punggung demokrasi kita. Sekarang di tahun 2020 dengan generasi baru wanita di negara kita yang berperan surat suara mereka dan melanjutkan perjuangan untuk hak dasar mereka untuk memilih dan didengar," imbuhnya. (Detikcom/a)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru