Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 02 November 2026

Nevada Ubah Konstitusinya, Pasangan LGBTQ Berhak untuk Menikah

Redaksi - Rabu, 18 November 2020 10:11 WIB
504 view
Nevada Ubah Konstitusinya, Pasangan LGBTQ Berhak untuk Menikah
Andhika-detikcom
Foto: ilustrasi LGBT
Washington DC (SIB)
Nevada menjadi negara bagian pertama di Amerika Serikat (AS) yang mengabadikan hak pasangan gay untuk menikah dalam konstitusinya. Aturan baru ini sekaligus membatalkan larangan untuk melakukan pernikahan sesama jenis yang telah berlangsung selama 18 tahun.

Dilansir, Selasa (17/11) langkah itu dilakukan para pemilih selama pemilihan presiden baru-baru ini pada 3 November dan hasil akhirnya dipublikasikan dalam beberapa hari terakhir.

Para pemilih menyetujui "Amandemen Pernikahan Terlepas dari Gender" sebesar 62 persen, dengan 38 persen menentang, demikian menurut kantor sekretaris negara bagian Nevada.

"Senang rasanya kami membiarkan para pemilih memutuskan," kata presiden kelompok advokasi Equality Nevada, Chris Davin.

"Orang-orang mengatakan ini, bukan hakim atau anggota parlemen. Ini adalah demokrasi langsung - begitulah seharusnya segalanya," imbuhnya.

Dia mengatakan inisiatif itu penting bagi anggota komunitas LGBTQ. Banyak dari mereka khawatir bahwa Mahkamah Agung AS yang mayoritas konservatif mungkin berusaha mencabut putusan yang melindungi pernikahan sesama jenis secara federal.
Apa dampak selanjutnya usai perubahan konstitusi ini? Silakan klik halaman selanjutnya.

Undang-undang baru Nevada ini membatalkan referendum tahun 2002 yang disetujui oleh para pemilih yang mendefinisikan pernikahan sebagai antara "seorang pria dan seorang wanita."

Namun, pada tahun 2009 undang-undang kemitraan domestik disahkan oleh anggota parlemen negara bagian itu.

Tetapi baru pada Juni 2015, Mahkamah Agung AS mencabut semua larangan negara bagian atas pernikahan sesama jenis.

Keputusan pemungutan suara yang mengabadikan hak itu dalam konstitusi Nevada memang memungkinkan organisasi keagamaan di negara bagian itu menolak untuk melakukan pernikahan. (detikcom/a)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru