Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 02 November 2026

Kasus Infeksi Virus Corona di Afrika Tembus 2 Juta Orang

* Jepang Laporkan 2.000 Kasus Harian Pertama Kali
Redaksi - Jumat, 20 November 2020 14:20 WIB
402 view
Kasus Infeksi Virus Corona di Afrika Tembus 2 Juta Orang
AP/Jerome Delay
PERSIAPAN MAKAM; Penggali kubur tengah mempersiapkan makam bagi korban virus corona di Tempat Pemakaman Umum Olifantsveil, di pinggiran Johannesburg, Afrika Selatan. 
Jakarta (SIB)
Jepang laporkan 2.000 kasus harian. Kasus infeksi virus corona (Covid-19) di benua Afrika sudah mencapai 2 juta pasien.
Menurut catatan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Wabah di Afrika pada Kamis (19/11), jumlah kematian akibat Covid-19 di 54 negara di benua Afrika mencapai lebih dari 48 ribu orang.

Seperti dilansir Associated Press, lembaga itu khawatir dengan ancaman gelombang kedua Covid-19 di Afrika, sebab sebagian besar negara memutuskan melonggarkan pembatasan demi mendongkrak kegiatan perekonomian.

Mereka resah gelombang kedua Covid-19 bisa terjadi jika masyarakat mulai mengabaikan protokol kesehatan, seperti enggan mengenakan masker ketika berkegiatan.

"Kami belum bisa memperkirakan kapan gelombang kedua itu terjadi," kata Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Wabah di Afrika, John Nkengasong .

Selain itu, negara-negara di Afrika juga khawatir mereka tidak bisa mendapatkan vaksin virus corona karena tidak bisa bersaing dengan negara-negara yang berkantong tebal yang sudah lebih dulu memesan vaksin.

Jumlah kasus Covid-19 di beberapa negara di Afrika bahkan sudah mencapai ratusan ribu. Contohnya di Afrika Selatan yang sampai saat ini mencatatkan ada lebih dari 750 ribu pasien Covid-19.

Sedangkan Maroko mencatatkan 300 ribu kasus infeksi Covid-19.

Kasus infeksi Covid-19 di Mesir dan Ethiopia masing-masing tercatat mencapai 110 ribu dan 100 ribu orang.
Jumlah tes virus corona yuang dilakukan di Afrika sampai saat ini mencapai hampir 20 juta orang. Akan tetapi, karena kekurangan alat tes maka jumlah pasti pengidap Covid-19 di Afrika tidak diketahui secara rinci.

Di Kenya juga terjadi lonjaka kasus infeksi. Selain itu, tercatat ada empat dokter yang meninggal akibat Covid-19 pada akhir pekan lalu.

Kondisi itu membuat serikat tenaga medis setempat mengancam akan menggelar mogok kerja nasional pada Desember mendatang jika tidak ada perubahan kebijakan penanganan Covid-19, dan penambahan alat pelindung diri bagi tenaga medis.

JEPANG LAPORKAN 2.000 KASUS
Sementara itu, Jepang melaporkan lebih dari 2.000 kasus virus corona pada Rabu (18/11) untuk pertama kalinya sejak wabah melanda. Para ahli mengatakan temuan itu bisa menjadi gelombang ketiga pandemi di negara itu.

Sebelum Rabu, rekor kasus harian virus corona di Jepang dilaporkan mencapai 1.737 selama tiga hari berturut-turut hingga Sabtu. Kemudian angkanya melonjak pada Rabu dengan 2.195 kasus.

Tokyo mencatat 493 kasus Covid-19, di mana pemerintah setempat berencana untuk meningkatkan kewaspadaan ke tingkat tertinggi di tengah kebangkitan virus.

Dilansir Japan Today, jumlah itu melebihi rekor tertinggi sebelumnya yang tercatat pada 1 Agustus dengan 472 kasus di Tokyo.
Berdasarkan kelompok usia, kasus terbanyak adalah orang berusia 20-an sebanyak 123 kasus, diikuti 92 kasus di usia 30-an, dan 89 kasus di usia 40-an. Jumlah itu merupakan hasil dari 1.292 tes yang dilakukan pada 15 November.

Hingga saat ini, total infeksi virus corona di Jepang mencapai 120.815 kasus, 1.913 dinyatakan meninggal, dan 105.697 telah sembuh. (CNNI/a)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru