Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 01 November 2026

Ikut Pesta Akhir Tahun Saat Pandemi Corona, PM Jepang Tuai Kecaman

Redaksi - Kamis, 17 Desember 2020 13:31 WIB
495 view
Ikut Pesta Akhir Tahun Saat Pandemi Corona, PM Jepang Tuai Kecaman
DW News
Foto: Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga 
Jakarta (SIB)
Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga menuai kecaman karena bergabung dalam acara pesta akhir tahun. Padahal Suga telah meminta warga Jepang untuk menghindari pesta-pesta di tengah pandemi Corona.

Dilansir, Kamis (16/12), terlepas dari peringatan publiknya sendiri terhadap acara makan-makan kelompok besar, Suga tetap melanjutkan serangkaian pertemuan minggu ini. Hal ini memicu kritik dari para politisi dan pengguna media sosial, termasuk mitra koalisi partainya.

Yasutoshi Nishimura, menteri ekonomi negara yang bertanggung jawab atas kebijakan virus Corona, membela pertemuan yang dihadiri Suga. Dia mengatakan kepada parlemen, Rabu (16/12) bahwa tidak ada aturan yang diberlakukan tentang makan bersama.

Sebelumnya, Selasa (15/12) malam, juru bicara pemerintah, Katsunobu Kato juga mengatakan bahwa PM Suga telah mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan untuk pertemuan tersebut.

"Penting untuk membuat keputusan individu, berdasarkan keseimbangan antara tujuan makan kelompok dan tindakan pengendalian infeksi," kata Kato dalam konferensi pers reguler.

Pada Senin (14/12) malam, Suga bergabung dengan enam orang lainnya, termasuk pejabat senior partai berkuasa, di pesta yang digelar di sebuah restoran steak kelas atas di distrik Ginza, Tokyo. Semua yang hadir itu berusia di atas 70-an tahun.

Saat meninggalkan restoran, aktor berusia 76 tahun Ryotaro Sugi mengatakan kepada wartawan bahwa itu adalah "pesta akhir tahun", di mana mereka berbicara tentang bisbol.

Peserta lain, Toshihiro Nikai, sekretaris jenderal Partai Demokrat Liberal yang berkuasa, mengatakan bahwa para tamu makan malam itu melepas masker saat makan tetapi cukup berhati-hati.

Media lokal melaporkan bahwa sehari kemudian, Suga bertemu Haruyuki Takahashi, seorang eksekutif dari panitia penyelenggara Tokyo Games, dan dua eksekutif dari jaringan TV lokal di restoran steak lain.

Acara pesta Suga itu terjadi setelah pemerintah secara tiba-tiba menghentikan program subsidi perjalanan pemerintah yang telah lama dia bela. (detikcom/f)
Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru