Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 01 November 2026

Covid Terus Melonjak, Korsel Ingatkan Warga Potensi Lockdown

Redaksi - Kamis, 17 Desember 2020 13:33 WIB
304 view
Covid Terus Melonjak, Korsel Ingatkan Warga Potensi Lockdown
AP/Ahn Young-joon
 Pandemi virus corona di Korea Selatan. 
Jakarta (SIB)
Pejabat kesehatan Korea Selatan memperingatkan penduduknya mengenai kemungkinan potensi lockdown di tengah meningkatnya infeksi virus corona yang mengkhawatirkan. Mereka juga mengimbau agar warga mematuhi aturan pembatasan dengan serius.

Korsel merupakan salah satu role model perihal penanganan Covid-19. Awal tahun ini, Negeri Ginseng dipuji oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) karena berhasil menghentikan penyebaran awal wabah mematikan tersebut.

Meskipun termasuk salah satu negara pertama yang terpapar virus, Korsel berhasil menghindari segala jenis lockdown ketat yang telah diterapkan berbagai negara. Sebagian orang mengatakan Korsel berhasil menekan virus karena mengkombinasikan antara pengujian agresif dengan teknik dan pelacakan yang canggih.

Tapi seiring berlanjutnya pandemi hingga memasuki musim dingin, Korsel mulai menghadapi gelombang ketiga infeksi Covid-19 dengan peningkatan infeksi baru yang sulit dilacak.

Dilansir, Rabu (16/12), pejabat senior Kementerian Kesehatan Yoon Tae-ho mendesak orang-orang untuk berpartisipasi penuh menerapkan menjaga jarak sosial di wilayah Seoul.

Pembatasan di Seoul saat ini berada di level 2,5 pada skala negara, di mana level 3 menandakan lockdown secara de facto.
Yoon mengatakan saat ini para pejabat sedang berkonsultasi dengan para ahli, pemerintah daerah, dan komite kerja anti-virus tentang apakah akan menaikkan pembatasan ke level 3.

Langkah itu kemungkinan besar akan berefek pada "perubahan sosial yang besar'. Salah satunya, dia memperingatkan, dapat berakibat menimbulkan kerugian bagi bisnis kecil dan wiraswasta.

Pada Rabu, pejabat Wali Kota Seoul Seo Jung-hyup memperingatkan bahwa kapasitas ruangan rumah sakit di Seoul mulai berkurang, di mana 77 dari 78 tempat tidur ICU telah ditempati oleh pasien Covid-19.

Menurut penghitungan Universitas Johns Hopkins, kasus di Korea Selatan terus meningkat sejak pertengahan November. Negara itu kemudian perlahan-lahan memberlakukan lebih banyak pembatasan dan aturan jarak sosial. (CNNI/f)
Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru