Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Oktober 2026

Dua Pekan Tanpa Kasus Covid-19, Selandia Baru Akhiri Semua Pembatasan di Auckland

Redaksi - Sabtu, 13 Maret 2021 11:49 WIB
307 view
Dua Pekan Tanpa Kasus Covid-19, Selandia Baru Akhiri Semua Pembatasan di Auckland
REUTERS / Fiona Goodall
Seorang pria berjalan melewati tanda jarak sosial pada hari pertama tindakan pengamanan penyakit virus corona (COVID-19) yang mewajibkan penggunaan masker pada transportasi umum, di Auckland, Selandia Baru, 31 Agustus 2020.
Auckland (SIB)
Perdana Menteri Jacinda Ardern, Jumat (12/3) mengakhiri semua pembatasan kota terbesar Selandia Baru, Auckland, setelah tidak ditemukan kasus baru virus corona yang ditularkan secara lokal selama dua minggu. Jacinda Ardern memberlakukan lockdown tujuh hari di kota berpenduduk 1,7 juta itu setelah sekelompok kasus terdeteksi di dalam negeri.

Lockdown telah dilonggarkan awal Maret tetapi beberapa pembatasan sosial dipertahankan, termasuk batasan pada pertemuan publik besar di bawah tingkat waspada level 2. “Semua 15 kasus dari cluster Februari berada di karantina atau telah pulih, kata Ardern,” seperti dilaporkan Radio NZ.

Ardern mengatakan Auckland sekarang akan bergabung dengan kota-kota lain di seluruh Selandia Baru di tingkat siaga 1, yang tidak menerapkan batasan pada pertemuan atau aktivitas. "Saya tahu semua orang di Auckland akan menantikan akhir pekan dengan lebih sedikit batasan," kata Ardern pada konferensi pers, seperti dikutip dari Reuters.

Selandia Baru telah dipuji karena berhasil mencegah penyebaran virus corona dalam negeri dengan tindakan kesehatan masyarakat yang cepat, dikombinasikan dengan pelacakan kontak yang agresif, penutupan perbatasan, dan karantina wajib bagi para pelancong.

Sejauh ini Selandia Baru hanya memiliki sekira 2.000 kasus Covid-19 aktif dan 26 kematian terkait dengan virus corona. Selandia Baru mulai meluncurkan vaksin corona secara nasional bulan lalu, dengan target vaksinasi seluruh populasinya pada akhir tahun ini. (Rtr/Tempo/f)
Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru