Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 09 Februari 2026

Brunei Darussalam Masuk Daftar Hitam AS, Vietnam Dikeluarkan

Wilfred Manullang - Senin, 01 Juli 2024 17:28 WIB
319 view
Brunei Darussalam Masuk Daftar Hitam AS, Vietnam Dikeluarkan
iStockphoto/LPETTET
Brunei Darussalam
Washington (harianSIB.com)
Departemen Luar Negeri AS kembali mengeluarkan laporan tahunannya tentang praktik hak asasi manusia.Dalam laporan tersebut, Brunei Darussalam masuk dalam daftar hitam.

Laporan yang dikeluarkan pada 22 April 2024 lalu, negara kaya minyak itu menjadi salah satu yang "di-blacklist" terkait perdagangan manusia.

Brunei masuk ke dalam daftar "tingkat 3" yang berisi negara-negara yang tidak berbuat cukup dalam melawan perdagangan manusia dan dapat dikenakan sanksi AS atau pengurangan bantuan.

Brunei disebut tidak menghukum pelaku perdagangan manusia selama tujuh tahun berturut-turut. Bahkan mengadili atau mendeportasi korban yang membutuhkan bantuan.

"Brunei mempublikasikan upaya untuk menangkap 'pekerja yang melarikan diri', dan mencambuk beberapa dari mereka yang tertangkap," kata laporan itu merujuk perlakuan monarki kaya minyak itu ke korban.

Brunei secara umum memiliki hubungan baik dengan AS. Meskipun negara mayoritas Muslim ini kerap mendapat kritik karena tetap menerapkan hukuman mati, terutama ke mereka kelompok homoseksual.

Sementara itu, nasib sama juga terjadi ke Sudan. Negara Afrika itu disorot karena tak becus menangani perekrutan tentara anak-anak.

Laporan itu juga menyoroti peran teknologi, dengan mengatakan bahwa teknologi mempermudah para pelaku perdagangan manusia untuk melintasi perbatasan. Menteri Luar Negeri Antony Blinken, yang menyebutkan peningkatan penipuan dunia maya yang memikat orang-orang yang dipaksa bekerja.

"(Padahal) beberapa dari teknologi yang sama dapat digunakan untuk mengungkap dan menghentikan perdagangan manusia dan dapat membantu kita meminta pertanggungjawaban para pelaku," katanya.

Di sisi lain, Vietnam dikeluarkan dari "Tingkat 3" karena dianggap telah melakukan peningkatan penyelidikan dan penuntutan serta memberi bantuan yang lebih besar kepada para korban. Vietnam sendiri sudah dimasukkan AS ke dalam daftar yang sama dua tahun ini.

Hal sama juga terjadi ke Afrika Selatan dan Mesir. Sementara Aljazair resmi dikeluarkan dari daftar. Sebelumnya China, Rusia dan Venezuela juga masuk daftar AS. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru