Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 27 Oktober 2026

Kanada Jadi Pusat Mobil Curian Sedunia, 1 Mobil Dicuri Tiap Menit

Redaksi - Selasa, 16 Juli 2024 10:50 WIB
524 view
Kanada Jadi Pusat Mobil Curian Sedunia, 1 Mobil Dicuri Tiap Menit
Ist/SNN
Ilustrasi mobil
Jakarta (SIB)

Ketika Logan LaFarniere terbangun pada suatu pagi di bulan Oktober 2022, dia menyadari truk Ram Rebel miliknya raib.


Kamera keamanannya merekam dua pria menerobos masuk ke dalam mobil pikap tersebut saat tengah malam di luar rumahnya di Milton, Ontario, Kanada, dan pergi mengendarai mobil itu.


Beberapa bulan kemudian, truk yang sama muncul di situs jual-beli kendaraan di Ghana, negara di Afrika yang berjarak sekitar 8.500 km dari Ontario.


"Ciri khasnya adalah tempat laptop yang kami pasang di belakang kursi pengemudi untuk putra saya, dan di dalamnya ada sampah yang dia taruh di sana," kata LaFerniere kepada BBC seperti yang dilansir Korn SIB.


Ciri-ciri lain yang menunjukkan bahwa itu mobilnya terlihat pada beberapa foto mobil tersebut, katanya.


"Tidak ada keraguan dalam pikiran saya bahwa itu adalah kendaraan saya."


Kisah LaFarniere bukanlah sesuatu yang unik. Pada 2022, lebih dari 105.000 mobil dicuri di Kanada sekitar satu mobil setiap lima menit.


Korban pencurian dari warga awam sampai Menteri Kehakiman Federal Kanada. Mobil dinas Toyota Highlander XLE miliknya diambil dua kali oleh pencuri.


Awal musim panas ini, Interpol memasukkan Kanada ke dalam 10 negara dengan rekam jejak terburuk dalam hal pencurian mobil dari 137 negara yang ada dalam bank data mereka.


Oleh juru bicara Interpol, hal ini disebut sebagai sebuah prestasi yang "luar biasa", mengingat Kanada baru mulai mengintegrasikan data mereka dengan organisasi kepolisian internasional pada bulan Februari silam.


Pihak berwenang mengatakan begitu mobil-mobil ini dicuri, mobil tersebut akan disalahgunakan dalam kejahatan lainnya, dijual ke warga Kanada lain yang tidak menaruh curiga, atau dikirim ke luar negeri untuk dijual kembali.


Interpol mengatakan pihaknya mendeteksi lebih dari 1.500 mobil di seluruh dunia yang telah dicuri dari Kanada sejak Februari silam.


Pencurian mobil merupakan sebuah epidemi sehingga dinyatakan sebagai "krisis nasional" oleh Biro Asuransi Kanada, yang mengatakan bahwa perusahaan asuransi harus membayar klaim senilai lebih dari C$1,5 miliar (Rp17,8 triliun) akibat pencurian mobil tahun lalu.


Masalah ini telah memaksa kepolisian Kanada mengeluarkan iklan layanan masyarakat tentang cara melindungi kendaraan dari pencurian.


Sementara itu, beberapa warga Kanada telah mengambil tindakan sendiri, mulai dari memasang pelacak di mobil mereka hingga menyewa petugas keamanan swasta di lingkungan sekitar.


Beberapa warga yang mampu bahkan memasang tiang pembatas di jalan masuk rumah mereka serupa dengan yang terlihat di bank dan kedutaan demi menghalangi pencuri.


Nauman Khan, yang tinggal di Mississauga, sebuah kota di luar Toronto, memulai bisnis pemasangan tonggak pembatas setelah dia dan saudara laki-lakinya menjadi korban pencurian mobil.


Dalam satu kesempatan, Khan mengatakan para pencuri masuk ke rumahnya saat istri dan anak kecilnya sedang tidur. Mereka mencari kunci Mercedes GLE miliknya yang diparkir di depan, katanya, namun mereka kabur setelah dia mengadang mereka.


Setelah pengalaman "traumatis" itu, Nauman Khan menjual mobil-mobilnya. Dia menyisakan dua kendaraan keluarga yang "sederhana".


Selama menjalani bisnisnya, Khan mengatakan dia sering mendengar cerita serupa dari orang-orang di seluruh wilayah Toronto.


"Sangat sibuk," katanya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru