Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 26 Oktober 2026

Pesawat Wisata Jatuh di Australia Barat, 3 Orang Tewas

Redaksi - Rabu, 08 Januari 2025 15:56 WIB
65 view
Pesawat Wisata Jatuh di Australia Barat, 3 Orang Tewas
Foto: Australian Broadcasting Corporation via AP
Puing pesawat amfibi yang jatuh di Australia Barat dievakuasi dari lautan.
Canberra (harianSIB.com)
Tiga orang tewas setelah pesawat amfibi jatuh di dekat destinasi wisata populer, Pulau Rottnest, Australia Barat.

Pesawat Cessna 208 Caravan 675 milik pribadi tersebut, yang membawa tujuh orang di dalamnya, diyakini menabrak batu kapur kecil bernama Phillip Rock saat lepas landas dari Pulau Rottnest, Selasa (7/1/2025) sore sekitar pukul 16.00 waktu setempat.

Pesawat tersebut jatuh ke perairan dekat Teluk Thomson dengan tujuh orang di dalamnya, termasuk pilot.

Otoritas Keselamatan Penerbangan Sipil (CASA) pada Rabu (8/1/2025) menyatakan operator pesawat, Swan River Seaplanes, menghentikan semua operasinya pascakecelakaan.

Empat korban selamat berhasil ditarik dari air. Seorang pria Swiss berusia 63 tahun, seorang pria berusia 63 tahun, dan seorang wanita berusia 65 tahun dievakuasi ke rumah sakit Fiona Stanley dengan berbagai tingkat cedera.

Seorang wanita Denmark berusia 58 tahun juga dievakuasi ke rumah sakit Royal Perth untuk perawatan medis.

Komisioner Polisi Australia Barat, Col Blanch, seperti dikutip dari CNBC Indonesia, mengatakan bahwa cedera yang dialami para korban bervariasi dari cedera ringan hingga cedera tangan yang sangat serius.

Upaya penyelamatan yang dipimpin oleh polisi dan tim layanan darurat, serta melibatkan kapal sipil, dilakukan pada Selasa malam. Jenazah tiga korban tewas ditemukan dari reruntuhan oleh penyelam polisi perairan pada Selasa malam, dikonfirmasi oleh Perdana Menteri Roger Cook pada Rabu pagi waktu setempat.

Korban termasuk pilot berusia 34 tahun yang tinggal di Perth, seorang wanita berusia 65 tahun yang diyakini sebagai turis dari Swiss, dan seorang pria berusia 60 tahun yang diyakini sebagai turis dari Denmark. Blanch menyebut operasi penyelamatan sebagai "operasi yang sulit dan berbahaya" bagi para penyelam polisi yang menyelam hingga kedalaman sekitar 8 meter untuk menemukan jenazah.

Rottnest Island, sekitar 20 km dari lepas pantai Perth, adalah destinasi liburan yang populer dan rumah bagi quokka, hewan asli yang terkenal di dunia.

Insiden tragis ini disaksikan oleh banyak turis, termasuk keluarga dengan anak-anak yang sedang menikmati liburan musim panas di pulau tersebut.

Pesawat tersebut jatuh dekat Teluk Thomson, lokasi pelabuhan feri Rottnest. Cook menyebut laporan awal bahwa pesawat menabrak Phillip Rock di pintu masuk Teluk Thomson "belum dikonfirmasi" dan akan menjadi bagian dari penyelidikan.

Penyebab kecelakaan masih belum diketahui, dan polisi WA membantu Biro Keselamatan Transportasi Australia (ATSB) dalam penyelidikan mereka.

Sebagian besar pesawat masih terendam di perairan, dan zona larangan sejauh 200 meter diberlakukan saat puing-puing diangkat. Beberapa panggilan darurat diterima polisi pada pukul 16.00 pada Selasa terkait kecelakaan pesawat tersebut, kata Blanch. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru