Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026
2 Polisi New York Ditembak

Bawa Senjata di Luar Kantor Polisi, Pria AS Ditembak Mati

- Rabu, 07 Januari 2015 13:44 WIB
267 view
New York (SIB)- Dua polisi di New York, Amerika Serikat menjadi korban penembakan. Keduanya telah dilarikan ke rumah sakit. Departemen Kepolisian New York (NYPD) menyatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (6/1), dua polisi di New York City tersebut tertembak saat merespons laporan mengenai perampokan di Bronx.

Kepolisian setempat tidak memberikan keterangan lebih rinci mengenai insiden penembakan tersebut, maupun identitas kedua polisi yang tertembak. Tidak disebutkan secara detail bagaimana kondisi kedua polisi tersebut saat ini usai tertembak. Namun menurut media televisi lokal, NBC New York, kedua polisi tersebut mengalami luka-luka yang tidak serius. Belum ada tersangka yang ditahan dalam insiden ini.

Insiden ini terjadi beberapa pekan setelah dua polisi NYPD, Wenjian Liu (32) dan Rafael Ramos (40) diserang dan ditembak pada 20 Desember 2014 lalu. Keduanya tewas dalam insiden itu. Pelaku penembakan adalah seorang pria berkulit hitam yang mengaku ingin membalas kematian dua pria berkulit hitam dalam bentrokan dengan polisi-polisi berkulit putih di Ferguson, Missouri, dan New York City beberapa waktu lalu.

Pria AS Ditembak Mati
Dua polisi San Francisco, Amerika Serikat menembak mati seorang pria bersenjata. Pria ini dianggap berbahaya karena berdiri di depan mobil polisi sambil membawa senapan. Seperti dilansir Reuters, Selasa (6/1), kedua polisi tersebut meyakini pria itu berbahaya karena membawa senjata api di tengah publik. Namun akhirnya diketahui bahwa senjata tersebut hanyalah senapan angin.

Meskipun demikian, sebelumnya pria itu sempat mendatangi polisi untuk menanyakan jenis senjata apa yang mereka bawa saat bertugas. Pria itu juga banyak bertanya soal apakah polisi tersebut pernah terlibat kasus penembakan. Terkait kasus ini, kepolisian setempat belum merilis identitas maupun ras pria yang ditembak mati. Identitas kedua polisi berpangkat sersan yang terlibat penembakan ini juga belum dirilis ke publik.

Polisi hanya menjelaskan bahwa pria ini awalnya berkeliaran di area parkir Kepolisian San Francisco pada Minggu (4/1) waktu setempat, sebelum kejadian.

Polisi yang ada di lokasi sempat meminta pria tersebut pergi. Namun pria tersebut malah berdiri di pintu keluar area parkir, menghalangi mobil polisi yang hendak keluar. Polisi yang ada di dalam mobil kemudian keluar dan memintanya pergi.

Tak diduga, pria ini bergerak sambil mengangkat bajunya, dan terlihat seperti bagian pangkal senjata api di balik baju tersebut. Hal inilah yang membuat kedua polisi mengambil pistol mereka.  Ketika pria tersebut telah mengeluarkan senjata dari balik bajunya, polisi melepas tembakan ke arahnya sebanyak 3 kali.

 Tembakan tersebut mengenai si pria yang kemudian dilarikan ke rumah sakit. Namun pada Minggu (4/1) malam waktu setempat, pria tersebut dinyatakan tewas akibat luka tembak yang dideritanya.

Pemeriksaan menemukan fakta bahwa senjata yang dibawa pria tersebut merupakan senapan angin yang bisa menembakkan BB atau pellet, bukan senjata api yang menembakkan peluru besi. Kepolisian San Francisco akan menggelar rapat dengan otoritas kota setempat untuk membahas insiden ini. (Rtr/dtc/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru