Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 08 Maret 2026

Tarif Trump Dapat Perlawanan dari Dalam Partai

Prabowo Bersama 4 Pemimpin ASEAN Atur Strategi
Redaksi - Minggu, 06 April 2025 09:40 WIB
47 view
Tarif Trump Dapat Perlawanan dari Dalam Partai
Chuck Grassley
AS(harianSIB.com)
Tarif 10 persen untuk hampir semua barang yang masuk ke AS berlaku mulai, Sabtu (5/4).


Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan dan merinci puluhan negara beserta tarif barang masuk beberapa hari lalu.


Trump merilis kebijakan ekonomi baru salah satunya tarif untuk barang yang masuk pasar AS. Dia mengumumkan bahwa tarif sebesar 10 persen berlaku mulai Sabtu (5/4).


James Lankford

Tarif dasar 10 persen berlaku untuk semua negara kecuali Meksiko dan Kanada yang membuat perjanjian perdagangan bebas USMCA atau United States-Mexico-Canada Agreement.


Sementara itu, negara-negara yang tidak memenuhi USMCA dikenakan tarif 25 persen.


Dalam pidatonya beberapa hari lalu, Trump menyebut, pengumuman tarif timbal balik kepada ratusan negara tersebut menjadi hari terpenting dalam sejarah AS.


"Ini adalah deklarasi kemerdekaan ekonomi kami," ujar Trump seperti dilaporkan CNN.


Kemudian 60 negara dikenakan tarif timbal balik atau setengah dari tarif yang dikenakan negara-negara itu terhadap barang dari AS. Indonesia termasuk di dalamnya.


Indonesia menerapkan tarif 64 persen untuk barang dari AS, sedangkan AS menerapkan tarif 32 persen terhadap barang Indonesia yang masuk AS. Seorang pejabat senior menyebut, tarif timbal balik berlaku 9 April 2025 pukul 00.01 waktu setempat.


Tarif baru ini menuai reaksi negara-negara yang mengandalkan pasar AS, termasuk Indonesia.


Dilawan
Donald Trump mengumumkan tarif "brutal" terhadap barang-barang yang masuk dari negara lain ke negaranya. Indonesia termasuk dalam daftar negara yang terkena kebijakan yang disebut Trump sebagai 'deklarasi kemerdekaan ekonomi AS'.


Dia menuding China dan Uni Eropa telah menipu AS dalam perdagangan. "Mereka menipu kami. Sungguh menyedihkan melihatnya. Sungguh menyedihkan," ujarnya dilansir BBC, Kamis (3/4).


Trump mengatakan, negara-negara lain telah memperlakukan AS dengan buruk karena mengenakan tarif yang tidak proporsional pada barang AS. Trump mengatakan, besaran tarif untuk negara-negara itu 'kira-kira setengah' dari yang dikenakan kepada AS.


"Jadi, tarif tersebut tidak akan berlaku secara timbal balik. Saya bisa saja melakukan itu, ya, tetapi akan sulit bagi banyak negara. Kami tidak ingin melakukan itu," ujarnya.


Beberapa anggota Partai Republik telah menunjukkan ketidaknyamanan dengan beberapa bagian dari rencana tarif Trump.




Mengkritik
Senator dari Partai Republik Chuck Grassley mengajukan rancangan undang-undang yang mengharuskan persetujuan Kongres untuk tarif baru. Grassley mengajukan RUU itu sehari setelah Trump mengumumkan tarif baru pada berbagai barang impor.


Dilansir Reuters, Jumat (4/4), Grassley menyebut, negara bagian asalnya, Iowa, sangat bergantung pada perdagangan pertanian global.


Kemudian Senator Republik Jerry Moran juga melempar kritik. Dia berharap penerapan tarif terhadap barang masuk AS lebih terarah.


"Saya berharap tarif yang lebih terarah akan memenuhi kebutuhan negara-negara yang memanfaatkan kita, dan mungkin pendekatan yang lebih sederhana dalam hal jumlah," kata Senator Republik Jerry Moran kepada wartawan.


Dia khawatir tarif yang dikenakan pada sekutu AS di Asia Tenggara serupa dengan yang dikenakan pada China. Menurutnya, hal itu dapat 'merusak' bagi AS.


Kaget

Senator Republik lainnya, James Lankford juga mengaku kaget dengan tarif 17 persen yang dikenakan Trump pada Israel. Dia berharap Perwakilan Dagang AS dapat menjelaskan mengapa tingkat tarif pada Israel berbeda dari negara-negara lain.


Dinamika politik ini merupakan tanda terbaru dari perbedaan pendapat di internal Partai Republik.


Sementara Senator Demokrat Maria Cantwell dari Washington memandang kebijakan pajak masuk barang ke AS ini harus atas persetujuan Kongres baru, dalam waktu 60 hari sejak diberlakukan, atau secara otomatis memblokir penerapannya.


Kongres merupakan parlemen AS yang terdiri dari House of Representatives (DPR) dan Senat. Untuk diketahui baik DPR AS dan Senat AS, sama-sama didominasi oleh politikus Republik yang merupakan partai pendukung Trump.


Ingatkan
Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong juga angkat bicara soal kebijakan terbaru Donald Trump dalam mengenakan tarif balasan atau resiprokal. Ia mengingatkan, langkah tersebut dapat memicu krisis ekonomi dunia.


Menurut Wong, kini era aturan berbasis globalisasi dan perdagangan bebas telah berakhir. Saat ini, dunia memasuki fase baru yang lebih proteksionis, arbitrer, dan berbahaya bagi negara kecil dengan ekonomi terbuka seperti Singapura yang sangat rentan terdampak.


"AS telah menempatkan Singapura di tingkat dasar terendah dengan tarif sebesar 10%. Jadi dampak langsungnya terhadap kita mungkin terbatas untuk saat ini, tetapi ada konsekuensi yang lebih luas dan lebih mendalam (di masa mendatang)," kata Wong, dikutip dari unggahan pada YouTube pribadinya, Sabtu (5/4).


Wong memperingatkan, apabila negara-negara lainnya mengadopsi pendekatan yang sama seperti AS, meninggalkan sistem World Trade Organization (WTO) dan berdagang hanya dengan ketentuan yang mereka senangi, akan timbul masalah bagi semua negara, terutama negara-negara kecil seperti Singapura.


"Kita berisiko terdesak, terpinggirkan, dan tertinggal," ujarnya.


Lebih lanjut Wong menyampaikan, Singapura telah memutuskan untuk tidak mengenakan tarif balasan. Meski begitu, belum tentu negara lain berpikir hal yang sama. Ia memperingatkan, ke depan ada risiko terjadinya perang dagang global besar-besaran.


Ia menegaskan, Singapura akan terus waspada dan terus memperkuat diri serta kemampuan. Pihaknya juga akan membangun jaringan kemitraan dengan negara-negara yang berpikiran sama.




Atur Strategi
Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto bersama empat pemimpin negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) mengatur strategi untuk menghadapi kebijakan tarif timbal balik Amerika Serikat yang ditetapkan oleh Presiden AS Donald Trump.


Tim Media Presiden Prabowo Subianto dalam siaran resminya di Jakarta, Sabtu (5/4) menjelaskan, keempat pemimpin itu berdiskusi melalui sambungan telepon.


"Presiden Prabowo melakukan telewicara dan bertukar pandangan dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim, Raja Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr, dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong," demikian siaran resmi Tim Media Presiden Prabowo.


Dalam kesempatan terpisah, PM Malaysia Anwar Ibrahim mengungkap isi pembicaraan tersebut dalam akun sosial media pribadinya. PM Anwar menyebut, dirinya bersama Presiden Prabowo, Presiden Marcos, dan PM Wong berbagi pandangan masing-masing terkait kebijakan tarif Trump, dan mengoordinasikan respons bersama terhadap kebijakan tersebut.


"Hari ini saya berkesempatan melakukan diskusi melalui telepon dengan para pemimpin negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, Filipina, Brunei Darussalam, dan Singapura untuk memperoleh pandangan dan mengoordinasikan tanggapan bersama mengenai masalah tarif timbal balik oleh Amerika Serikat," kata PM Anwar sebagaimana dikutip dari akun media sosial resminya di Jakarta, Sabtu (5/4).


PM Anwar menyebut, menteri ekonomi dari negara-negara ASEAN bakal bertemu minggu depan untuk membahas respons bersama terhadap kebijakan tarif Trump tersebut.


Malaysia, yang diketahui merupakan pemegang keketuaan ASEAN, akan mengutamakan prinsip keadilan dalam perundingan perdagangan internasional. Anwar Ibrahim menyebut ASEAN juga akan berbicara dengan AS terkait penerapan tarif ini.


"Selaku pengerusi ASEAN, Malaysia mahukan kesepakatan sesama negara anggota dalam mewujudkan prinsip keadilan dan kesaksamaan dalam sebarang perundingan perdagangan antara negara, termasuk hubungan rakan dialog ASEAN-AS," ujar Anwar Ibrahim.


Lebih lanjut Anwar bilang, sebagai ketua ASEAN, ia menginginkan konsensus di antara negara-negara anggota dalam menetapkan prinsip-prinsip keadilan dan kesetaraan dalam setiap negosiasi perdagangan antarnegara, termasuk hubungan mitra dialog ASEAN-AS.(**)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru