Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Pakistan Tutup Wilayah Udara, Maskapai India Pikul Biaya Lebih Mahal

Redaksi - Sabtu, 26 April 2025 20:19 WIB
190 view
Pakistan Tutup Wilayah Udara, Maskapai India Pikul Biaya Lebih Mahal
Foto/ANI
Pakistan tutup wilayah udaranya untuk maskapai penerbangan India. Pertikaian kedua negara memanas, dipicu oleh pembantaian 26 turis Hindu di Kashmir.

Data Cirium Ascend menunjukkan IndiGo, Air India, dan Air India Express memiliki sekitar 1.200 penerbangan gabungan dari New Delhi yang dijadwalkan ke Eropa, Timur Tengah, dan Amerika Utara pada April 2025.

Pengalihan rute membuat penerbangan Air India ke Timur Tengah dari New Delhi akan memakan waktu sekitar satu jam lebih lama, yang berarti lebih banyak bahan bakar dan lebih sedikit kargo.

Bahan bakar dan minyak pesawat biasanya mencapai sekitar 30 persen dari biaya operasional maskapai, sejauh ini merupakan komponen terbesar.


Pada 2019, pemerintah India mengatakan bahwa penutupan wilayah udara Pakistan selama sekitar lima bulan menyebabkan kerugian setidaknya US$64 juta bagi Air India, IndiGo, dan maskapai penerbangan lainnya.

IndiGo mengatakan sekitar 50 rute internasional mungkin akan mengalami sedikit penyesuaian. Ia juga mengatakan bakal membatalkan penerbangan ke Almaty dan juga Tashkent dari 27 April hingga setidaknya 7 Mei.


Seorang pilot maskapai penerbangan India mengatakan bahwa larangan tersebut akan memaksa maskapai penerbangan untuk mengulang perhitungan mereka mengenai jam terbang yang diizinkan dan menyesuaikan daftar kru dan pilot.

Eksekutif lain mengatakan bahwa staf di maskapai penerbangannya bekerja hingga larut malam pada Kamis (24/4) untuk mengatasi konsekuensi dari larangan tersebut. Keduanya berbicara dengan syarat anonim.

Penerbangan IndiGo 6E1803 dari New Delhi ke Baku pada 24 April memakan waktu 5 jam dan 43 menit melalui rute yang lebih panjang.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru