Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 28 Februari 2026

Konflik Makin Panas ! Serangan terbaru Israel dan Iran Picu Ketakutan Global

Redaksi - Selasa, 17 Juni 2025 12:17 WIB
95 view
Konflik Makin Panas ! Serangan terbaru Israel dan Iran Picu Ketakutan Global
Ist/SNN
Perang Iran dan Israel kian memanas, ratusan jiwa dilaporkan tewas. (Ilustrasi)

*Diplomasi China-Turki
Konflik meningkat dengan cepat meskipun ada seruan dari para pemimpin dunia untuk menghentikan serangan.

China mendesak Iran dan Israel untuk "segera" mengambil langkah-langkah guna mengurangi ketegangan dan "mencegah kawasan itu jatuh ke dalam kekacauan yang lebih besar".

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memberi tahu mitranya dari Iran melalui panggilan telepon pada hari Senin bahwa Ankara siap memainkan "peran fasilitator" untuk mengakhiri konflik. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan ia yakin "ada konsensus untuk de-eskalasi" di antara para pemimpin Kelompok Tujuh (G7), yang bertemu di Kanada.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan kedua belah pihak untuk "mengakhiri" serangan terhadap warga sipil dan memperingatkan bahwa upaya untuk menggulingkan negara ulama Teheran akan menjadi "kesalahan strategis". Trump mengatakan kepada wartawan di KTT G7 bahwa "Iran tidak memenangkan perang ini, dan mereka harus berbicara... sebelum terlambat".

*Lokasi Nuklir
Netanyahu mengatakan serangan Israel bertujuan untuk menggagalkan ancaman "eksistensial" yang ditimbulkan oleh program nuklir dan rudal Iran. Kampanye pengeboman yang ganas terjadi setelah peringatan dari pengawas nuklir PBB atas aktivitas atom Iran.

Rafael Grossi, kepala Badan Tenaga Atom Internasional PBB, mengatakan pada hari Senin bahwa "tidak ada indikasi serangan fisik" pada bagian bawah tanah fasilitas pengayaan uranium Natanz milik Iran, dan bahwa tingkat radiasi di luar pabrik tersebut "pada tingkat normal". IAEA sebelumnya mengatakan bahwa komponen utama di atas tanah dari situs nuklir Natanz milik Iran telah hancur.(*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru