Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Kirim Panggilan Mayday, Pesawat India Nyaris Kehabisan BBM di Udara

Redaksi - Selasa, 24 Juni 2025 16:26 WIB
55 view
Kirim Panggilan Mayday, Pesawat India Nyaris Kehabisan BBM di Udara
AFP/INDRANIL MUKHERJEE
Ilustrasi maskapai asal India, Indigo.
New Delhi(harianSIB.com)

Sebuah penerbangan domestik di India mengeluarkan panggilan darurat 'mayday' setelah menghadapi situasi kritis karena hampir kehabisan bahan bakar saat dialihkan dari rute aslinya.

Penerbangan IndiGo dengan nomor 6764, yang lepas landas dari Guwahati di negara bagian Assam timur laut pada pukul 16.40 hari Kamis (19/6), seharusnya menuju Chennai, ibu kota Tamil Nadu di India selatan, dengan jadwal kedatangan pukul 19.45 waktu setempat.

Namun, pesawat tersebut gagal mendarat di Chennai dan dialihkan ke Bengaluru di negara bagian tetangga Karnataka, sekitar 300 km dari tujuan semula. Pesawat berhasil mendarat di Bengaluru pada pukul 20.15, dan seluruh 168 penumpang turun dengan selamat tanpa ada laporan cedera.

Penyebab pengalihan rute ini dilaporkan bervariasi. Saluran berita NDTV mengutip juru bicara IndiGo yang mengatakan hal itu disebabkan oleh "cuaca buruk."

Sementara itu, The Indian Express melaporkan bahwa pilot ditolak mendarat di Bandara Internasional Chennai karena kepadatan lalu lintas udara, yang akhirnya menyebabkan pilot mengalihkan pesawat ke Bengaluru.

Menurut laporan Times of India, pilot sempat mencoba "go around" setelah roda pendaratan menyentuh landasan, dan mengeluarkan "panggilan mayday" ketika pesawat berada sekitar 56 km dari Bandara Internasional Kempegowda Bengaluru.

"Penerbangan dijadwalkan tiba di Chennai sekitar pukul 19.45, tetapi karena cuaca buruk di Chennai, tidak dapat mendarat. Pilot memilih untuk mengalihkan penerbangan ke Bengaluru, tetapi menyadari mereka kehabisan bahan bakar. Jadi, dia memberi tahu bandara dengan panggilan mayday," jelas juru bicara IndiGo, seperti dilansir Independent, Senin (23/6/2025) dikutip CNNIndonesia.com

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru