Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Israel Bom Markas Houthi di Yaman, 35 Tewas 118 Terluka

Redaksi - Kamis, 11 September 2025 09:13 WIB
110 view
Israel Bom Markas Houthi di Yaman, 35 Tewas 118 Terluka
Foto: AP
Api dan asap mengepul setelah serangan udara Israel di Sanaa, Yaman, pada Rabu, 10 September 2025.
Sana'a(harianSIB.com)

Militer Israel meluncurkan bom ke Ibu Kota Negara Yaman, Sanaa, Rabu (10/9/2025)). Serangan itu terlihat menyasar dua tempat yang diduga menjadi markas komando milisi Houthi di Sanaa dan Jawf yang berbatasan dengan Arab Saudi.

Dikutip CNN Indonesia, Houthi menyatakan korban tewas akibat serangan Israel itu mencapai 35 orang. Sementara itu, setidaknya ada 118 orang terluka.

Juru bicara kementerian kesehatan Houthi di Yaman, Anees Alasbahi di akun media sosial X menyatakan, "Pertahanan sipil, ambulans, dan tim penyelamat sedang mencari kemungkinan korban lain yang masih hilang."

Di Sanaa, asap membumbung tinggi di atas kawasan gedung yang dibom Israel. Gedung itu disebut sebagai markas komando Houthi selama lebih dari sedekade terakhir.

Serangan ini merupakan yang kesekian kalinya dilakukan Israel ke wilayah Sanaa dengan dalih menargetkan milisi Houthi.

Bulan lalu, Perdana Menteri dari Houthi Ahmed Ghaleb Nasser al-Rahawi, sembilan menteri, dan dua staf kabinet terbunuh oleh serangan Israel ketika mereka sedang menghadiri pertemuan kabinet di Sanaa.

Sementara itu stasiun televisi Al-Masirah yang dikelola Houthi memberitakan serangan di Jawf telah menghantam cabang bank sentral di kota Al-Hazm. Sejumlah pegawai bank itu, katanya, terluka.

Faksi Hamas di Gaza, Palestina, mengecam keras serangan mematikan Israel di Provinsi Sanaa dan al-Jawf, Yaman, dan menyebutnya sebagai "serangan barbar" yang menewaskan dan melukai warga sipil.

Dalam sebuah pernyataan, kelompok Palestina tersebut menggambarkan serangan tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan kedaulatan Yaman, serta bagian dari eskalasi agresi Israel di wilayah tersebut.

Hamas menyatakan solidaritasnya dengan rakyat Yaman. Mereka juga memuji Houthi karena terus mendukung warga Palestina di Gaza meskipun menanggung kerugian besar.

Kelompok ini juga mendesak negara-negara Arab dan Muslim, serta komunitas internasional yang lebih luas, untuk segera bertindak guna menghentikan serangan Israel dan meminta pertanggungjawaban para pemimpinnya atas kejahatan perang. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru